
MetroTimes (Surabaya) – Sebanyak 334 calon wisudawan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) mengikuti kegiatan pembekalan pra-wisuda periode 261, pada Jumat (10/4/2026). Sehari sebelum pelaksanaan wisuda pada 11 April 2026, para lulusan yang terdiri atas 194 sarjana, 118 magister, dan 22 doktor ini dibekali materi transisi dari dunia akademik ke kehidupan profesional serta kewirausahaan.
Acara yang digelar di lingkungan kampus FEB UNAIR Surabaya ini menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif dari lintas sektor, antara lain Hj. Ika Puspitasari, S.E., Wali Kota Mojokerto, serta Lusi S. Andajani, praktisi sekaligus pengelola inkubator UMKM “Barto and Friends”. Kehadiran mereka menegaskan komitmen FEB UNAIR dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga adaptif terhadap dinamika kebijakan daerah dan ekonomi kerakyatan.
Pesan Dekan “Wisuda Bukan Garis Finis”

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNAIR Prof. Dr. Rudi Purwono menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang komunikasi antara calon wisudawan, alumni, dan narasumber untuk memperluas wawasan serta mempersiapkan langkah karier ke depan.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan almamater melalui kontribusi alumni, termasuk dalam program praktisi mengajar dan alumni mengajar.
“Jaga komunikasi dan kerja sama dengan sesama alumni dan almamater melalui IKAFE,” pesannya.
Wali Kota Mojokerto “Kami Menanti Kontribusi Nyata”

Menyambung pesan dekan, Hj. Ika Puspitasari, S.E., yang hadir sebagai pemangku kebijakan, memberikan dorongan moril kepada para calon wisudawan. Ia menekankan pentingnya peran lulusan ekonomi dan bisnis dalam pembangunan daerah.
“Saya tidak hanya hadir sebagai kepala daerah, tetapi sebagai sesama alumni yang bangga. Kalian adalah agen perubahan. Kabupaten dan kota di Jawa Timur, termasuk Mojokerto, sangat menanti kontribusi nyata dari lulusan FEB UNAIR. Jangan hanya mencari pekerjaan, ciptakan lapangan kerja. Kami tunggu ide-ide besar kalian,” tegas Wali Kota Mojokerto.
Kehadirannya sekaligus membuktikan bahwa jembatan antara dunia akademik dan kebijakan publik terus dibangun oleh FEB UNAIR.
IKAFE Luncurkan Aplikasi dan Kartu Alumni
Rizky Supriyadi, SE., Ak., MBA, selaku Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE UNAIR) periode 2026–2030, turut memberikan orasi motivasi. Dalam kesempatan tersebut, ia secara resmi meluncurkan aplikasi digital IKA UNAIR serta melakukan penyerahan simbolis kartu alumni kepada perwakilan wisudawan.
“Bagaimana caranya bangga? Ya kita yang harus berjuang. Jangan hanya berharap pada pimpinan. Kami berharap nanti ada di antara kalian yang berkenan menjadi dosen, kembali ke FEB UNAIR, agar ilmu dari lapangan bisa dibagikan kepada mahasiswa,” tegas Rizky.
Peluncuran aplikasi ini dirancang untuk memperkuat ekosistem alumni, memudahkan jejaring kerja, serta membuka peluang kolaborasi antara lulusan baru dan alumni senior di berbagai sektor.
(nald)





