- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)-Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman terus mengoptimalkan pelayanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan mengoperasikan dua posko utama di wilayah Tempel dan Prambanan. Posko ini aktif mulai H-7 hingga H+7 Lebaran guna memastikan kelancaran lalu lintas serta memberikan pelayanan bagi para pemudik.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sleman, Dwi Handoko Wiyoto, menyampaikan bahwa keberadaan posko menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

“Dinas Perhubungan Sleman menyiagakan dua posko utama di Tempel dan Prambanan yang beroperasi sejak H-7 hingga H+7 Lebaran, sebagai bentuk pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.

“Berhati-hati di jalan, taati rambu lalu lintas, dan apabila merasa lelah segera beristirahat. Keluarga menanti di rumah,” pesannya.

ads

Pada laporan piket Regu D, Jumat (20/3/2026) pukul 14.00 WIB, tercatat seluruh petugas di kedua posko hadir lengkap, masing-masing 8 personel di Posko Prambanan dan 7 personel di Posko Tempel.

Di Posko Prambanan, kegiatan difokuskan pada pemantauan arus lalu lintas di Jalan Jogja–Solo serta area sekitar posko. Sementara di Posko Tempel, selain pemantauan lalu lintas, juga dilaksanakan apel pagi sebagai bagian dari kesiapsiagaan petugas.

Selama periode pemantauan pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, volume kendaraan terpantau cukup tinggi di sejumlah simpang utama. Di Simpang Tempel tercatat 11.152 kendaraan masuk dan 11.993 kendaraan keluar. Sementara di Simpang Prambanan terdapat 8.444 kendaraan masuk dan 9.120 kendaraan keluar. Adapun di Simpang Kikis, kendaraan masuk mencapai 9.645 unit dan keluar sebanyak 5.454 unit.

Selain itu, jumlah wisatawan yang tercatat hingga pukul 14.00 WIB mencapai 6.285 orang, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas wisata bersamaan dengan arus mudik.

Dari data exit tol, di Exit Tol Purwomartani tercatat 3.083 kendaraan masuk pada pukul 06.00 hingga 13.00 WIB. Sedangkan di Exit Tol Prambanan, jumlah kendaraan masuk sebanyak 739 unit dan keluar mencapai 4.341 unit.

Secara umum, kondisi lalu lintas di wilayah Sleman terpantau relatif lancar. Pada pagi hari, arus di Jalan Jogja–Solo terpantau lengang dan lancar, sedangkan pada siang hari mengalami peningkatan volume namun tetap dalam kondisi ramai lancar. Pantauan CCTV di Exit Tol Purwomartani juga menunjukkan kondisi lalu lintas yang terkendali.

Selain fungsi pengaturan lalu lintas, posko juga dimanfaatkan oleh pemudik sebagai tempat beristirahat. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa fasilitas yang disediakan telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan kondisi cuaca yang cerah berawan serta kesiapan petugas di lapangan, Dishub Sleman optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar.(JQ)