
Dua Pekerja di Ambon Mengaku Upah Belum Dibayar, Minta Pemeriksaan
METROTIMES (AMBON), MALUKU — Dua pekerja perempuan asal Ambon, Rahel Sekewael dan Neng, mengaku mengalami perlakuan buruk saat bekerja di sebuah konter telepon genggam bernama Big Star di Jalan A.Y. Patty, Kota Ambon. Keduanya menyampaikan dugaan penghinaan verbal, jam kerja yang melebihi kesepakatan awal, serta persoalan pembayaran upah.
Dalam keterangannya melalui WhatsApp pada Senin (12/10/2026), Rahel mengatakan bahwa pada awal bekerja mereka dijanjikan jam kerja delapan jam sehari. Namun, menurut pengakuannya, pelaksanaan kerja dapat berlangsung hingga 12 jam sehari.
Rahel juga mengaku menerima kata-kata kasar dari seseorang yang disebutnya sebagai kepala toko bernama Claudya. Keterangan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak yang bersangkutan.

Rahel Mengaku Upah Belum Dibayarkan Setelah Berhenti Bekerja
Rahel menyatakan memutuskan berhenti bekerja karena merasa tidak tahan dengan perlakuan yang dialaminya.
Namun, ia mengaku belum menerima upah yang menurutnya menjadi haknya. Berdasarkan keterangannya, pihak toko disebut mensyaratkan masa kerja satu bulan sebelum upah dapat diambil.
Keterangan tersebut menjadi salah satu persoalan yang diminta Rahel dan Neng untuk diperiksa lebih lanjut. Status pembayaran, kesepakatan kerja, serta rincian masa kerja perlu diklarifikasi agar duduk perkara dapat diketahui secara objektif.
Dua Pekerja Minta Pemerintah Ambon Turun Tangan
Merasa dirugikan, Rahel dan Neng meminta Pemerintah Kota Ambon, instansi ketenagakerjaan, serta aparat penegak hukum (APH) memeriksa persoalan tersebut secara objektif.
Keduanya berharap pihak terkait dapat menelusuri keterangan mengenai jam kerja, perlakuan selama bekerja, dan pembayaran upah yang mereka persoalkan.
Dalam menyampaikan keberatannya, Rahel menegaskan bahwa pekerja memiliki harga diri serta hak yang perlu dihormati. Ia dan Neng berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mereka juga meminta pemilik Big Star memberikan penjelasan mengenai persoalan upah yang disampaikan serta mengevaluasi kondisi kerja di









