
MetroTimes (Surabaya) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga menyelenggarakan Inaugurasi Apresiasi Mahasiswa Berprestasi FEB 2025 yang dirangkaikan dengan Bonding Achievement serta Economic Outlook 2026, Jumat (5/12/2025). Acara ini digelar di Aula Fadjar Notonegoro, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Kampus B Universitas Airlangga, Surabaya dan dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa berprestasi, serta para mitra dan tokoh nasional yang menjadi narasumber.

Dekan FEB UNAIR, Prof. Dr. Rudi Purwono, S.E., M.S.E., saat wawancara dengan media menjelaskan bahwa tahun ini rangkaian acara tidak hanya berfokus pada apresiasi mahasiswa, namun juga memperkaya wawasan sivitas akademika melalui kajian outlook ekonomi 2026.
“Bonding achievement ini rutin dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Airlangga (UNAIR). Tahun ini kami tambahkan economic outlook agar menjadi satu rangkaian yang utuh. Selain memberi penghargaan bagi mahasiswa berprestasi—baik akademik maupun nonakademik—kami juga menghadirkan dunia usaha dan industri untuk memberikan pandangan terhadap ekonomi Indonesia ke depan,” ujarnya.
Narasumber Nasional Hadir Beri Pandangan Ekonomi 2026
Untuk membedah kondisi perekonomian Indonesia tahun 2026, FEB UNAIR menghadirkan lima pakar yang seluruhnya merupakan alumni UNAIR :
- Wahyu Widodo, S.E.,Ak.,CA.,CMA.,CRMP.,CHCM.,PIA., Direktur Utama PT. Terminal Peti Kemas
- Dr. Solikin M. Juhro, S.E.,MAE.,MA., Asisten Gubernur dan Kepala Departemen Kebijakan Makro Prudential, Bank Indonesia
- Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik
- Andie Megantara, Ph.D., Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
- Robby Setiabudi Madjid, S.E.,Ak.,M.Comm., Direktur Supply Choin PT. Pupuk In donesia
“Kami ingin memberikan perspektif komprehensif dari sisi data, kebijakan, hingga sektor riil. Mulai dari fiskal, moneter, hingga dinamika industri,” tambah Prof. Rudi.
Ia juga menegaskan bahwa faktor global seperti geopolitik, harga komoditas, hingga kebijakan moneter negara maju masih menjadi variabel penting yang perlu diwaspadai. Target pertumbuhan ekonomi di atas 5%, peningkatan daya beli masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan stabilitas inflasi menjadi harapan utama pada 2026.
Apresiasi Mahasiswa: 241 Prestasi, Dana Penghargaan Rp 350 Juta
Pada kesempatan tersebut, FEB UNAIR memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi yang telah mengharumkan nama kampus. Total 241 prestasi berhasil diraih sepanjang periode 2024–2025, terdiri dari 208 prestasi tingkat nasional dan 33 prestasi tingkat internasional. Mahasiswa penerima penghargaan memperoleh sertifikat serta total dana apresiasi Rp 350.000.000.
“Ke depan pada 2026, kami mendorong mahasiswa lebih banyak menembus kompetisi tingkat internasional dan menggali potensi di bidang kewirausahaan. Harapannya, lulusan FEB tidak hanya mencari pekerjaan, tapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru,” tegas Prof. Rudi.
Penghargaan Dosen Praktisi FEB UNAIR
FEB UNAIR juga memberikan apresiasi kepada para dosen praktisi yang telah berkontribusi dalam memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui praktik dan wawasan industri. Lima tokoh nasional menerima penghargaan tersebut, yakni:
1. Dr. Soekarwo, SH., M.Hum – Dewan Wantimpres RI (2019–2024), Gubernur Jawa Timur (2009–2019)
2. Andie Megantara, Ph.D – Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI
3. Saiful Islam, S.E., M.B.A., Ph.D. – Kepala Kanwil DJPb Jawa Timur
4. Dr. Ikhsan, S.Psi., M.M. – Kepala Inspektorat Kota Surabaya
5. Prof. Dr. Drs. Mohamad Yusak Anshori, M.M. – Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Penghargaan diberikan secara langsung oleh pimpinan fakultas sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memperkuat integrasi antara teori dan praktik di FEB UNAIR.
Kolaborasi Mitra FEB Diperkuat Menuju 2026
Prof. Rudi menegaskan bahwa FEB UNAIR tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi dengan alumni, pemerintah, lembaga keuangan, serta dunia usaha dan industri akan semakin diperkuat pada 2026.
“Kami menyebutnya Omni Plus: melibatkan alumni dan mitra strategis secara lebih luas. Kolaborasi ini penting untuk menghasilkan lulusan yang unggul, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu menjawab tantangan global,” ujarnya.
Acara Inaugurasi Apresiasi Mahasiswa Berprestasi FEB 2025 ini ditutup dengan sesi foto bersama para penerima penghargaan, narasumber, serta pimpinan fakultas. Momen tersebut menjadi penanda komitmen FEB UNAIR dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga berdaya saing global.
(nald)







