- iklan atas berita -

 

 

Metro Times (Magelang) Senin (17/9) Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jendral TNI Eka Wiharsa menjadi Inspektur Upacara dalam rangka tujuh belasan di Lapangan Pancasila Akademi Militer Magelang dan Letkol Inf Heri Mulyadi menjadi Komandan Upacara.

Dalam Upacara tujuh belasan ini juga dihadiri oleh para Pejabat Distribusi, Kabalak, seluruh organik Akmil, dan PNS Akmil serta Taruma / Taruni Akmil.

Upacara tujuh belasan adalah merupakan saat yang tepat bagi semuanya untuk menyegarkan kembali nilai-nilai luhur pejuang bangsa, maka dari Upacara tujuh belasan ini, Gubernur Akmil berharap untuk bisa dijadikan pedoman dan motivasi sebagai prajurit sejati, yang selalu memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam setiap langkah pengabdiannya.

ads

Gubernur Akmil dalam sambutannya mengatakan, tahun ini adalah tahun politik, dan sebentar lagi yaitu pada April 2019 pemilihan Capres dan Cawapres, untuk itu Gubernur Akmil menekankan kepada segenap prajurit dan Taruna / Taruni Akmil untuk selalu memegang teguh netralitas dan jati diri TNI dengan tidak terlibat politik praktis.

Gubernur menambahkan, hal ini sesuai dengan instruksi Panglima TNI nomor Ins/1/XII/2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang pedoman netralitas TNI sebagai penjabaran maupun pelaksanaan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam pemilu dan pemilukada, termasuk dalam Pilpres – Cawapres 2019.

“Saya tekankan, TNI tidak terlibat dalam politik praktis” terang Gubernur Akmil dalam sambutannya menjadi Inspektur Upacara.

Tidak hanya itu saja, Gubernur Akmil juga menekankan kepada warga Akmil yang memiliki hak pilih, yaitu PNS dan keluarganya, termasuk isteri dan anak anggota prajurit, agar selalu menggunanakan hak pilihnya dengan cerdas dan tidak golput, karena menurutnya golput adalah sikap yang tidak bertanggung jawab, mengingat keberhasilan Pilres – Cawapres sangat menentukan masa depan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke depan.

“Saya tegaskan sekali lagi, TNI tidak boleh terlibat politik praktis, dan untuk PNS serta anggota keluarganya dan isteri prajurit beserta anggotanya tidak boleh golput. Pilihlah dengan akal yang cerdas, karena masa depan bangsa terletak di pilihan kalian” jelas Gubernur Akmil Magelang. (Arif)