- iklan atas berita -

 

 

MetroTimes (Magelang) Cuaca yang tadinya panas langsung berubah seketika. Hujan dengan tiba-tiba datang dengan disertai angin membuat cuaca menjadi semrawut.

Banyak pohon yang bertumbangan di pinggir jalan dan akibatkan banyak orang yang berkendara memilih untuk istirahat terlebih dahulu ditempat aman sambil menunggu hujan dan angin berhenti.

Dusun Wonolelo Rt 02 dan 03 Rw 09 Desa Bandongan Kabupaten Magelang yang menjadi korban amukan dari hujan disertai angin pada sore hari ini, Jumat (20/4). Kurang lebih 15 rumah yang mengalami genteng berterbangan dengan dibawa oleh angin, dan langit luar menjadi kelihatan dilihat dari dalam rumah.

ads

M Fadli (28) salahsatu rumahnya yang mengalami terkena imbas dari hujan disertai angin mengatakan, hujan tiba-tiba datang dengan disertai angin dan tahu-tahu genteng di rumah saya ada yang ikut terbang terus jatuh. Dan setelah hujan reda saya langsung membetulkan kembali genteng-genteng yang masih bisa dipakai karena takutnya hujan akan datang kembali.

Salahsatu Rt 02 Rw 09 Dusun Wonolelo Desa Bandongan M Slamet (35) ketika dimintai keterangan oleh wartawan metro times mengatakan, memang benar di kampung kami beberapa rumah gentengnya pada hilang karena tadi terbawa angin ketika hujan datang. Memang tadi sore hujan datang sangat deras sekali dengan disertai oleh angin dan mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerugian material berupa genteng dan ada beberapa kayu yang juga patah. Ada beberapa warga yang ketika hujan reda langsung membenarkan kembali gentengnya, tetapi ada juga beberapa warga yang tidak bisa membenarkan kembali gentengnya karena gentengnya sudah pecah tidak bisa dipergunakan kembali. Pak Rt mengharap ada bantuan untuk warganya yang mengalami sedikit mengalami musibah ini.

“Ada kurang lebih sekitar 15 rumah yang gentengnya hilang dan pecah karena hujan dan angin tadi, semoga warga yang mengalami musibah ini akan mendapatkan bantuan dari Desa setempat ataupun yang lain” terang Ketua Rt.

Memang tidak ada yang mengharapkan untuk mendapatkan musibah. Tetapi siap tidak siap, kalau musibah itu datang, maka kita harus siap untuk menerimanya.