- iklan atas berita -

 

Metro Times (Surabaya) – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) sebagai kampus Unggulan Prestasi, menyelenggarakan Wisuda Program Sarjana ke-60 dan Magister ke-22 sebanyak 386 wisudawan yang diadakan di Dyandra Convention Center Surabaya, Sabtu (13/4).

Syamsuri, S.T, M.T, PhD, Rektor ITATS, mengatakan, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya ada beberapa prestasi yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir, yaitu pada bulan Mei 2014, berdasarkan laporan penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi oleh DP2M Dikti bahwa kinerja penelitian naik dari kelompok Binaan menjadi kelompok Madya dan pada tahun 2016 serta 2018 juga mendapatkan kinerja yang sama yaitu kelompok Madya

Lanjut Rektor ITATS, pada tahun 2018 semua Prodi S1 sudah terakreditasi B dan target tahun 2019 ada beberapa jurusan yang terakreditasi A. Dan sejak tahun 2012 target menjadi kampus unggulan di tingkat nasional sudah tercapai sampai sekarang.

“Pada tahun 2018 oleh Kopertis VII mendapatkan penghargaan kampus Unggulan Prestasi dan hampir setiap tahun kita mendapatkan predikat kampus unggulan prestasi. Dan juga yang membanggakan yaitu mahasiswa mahasiswa teknik perkapalan meraih juara 1racing bore ndx desain tingkat nasional, pada event Asian Games 2018 yang berlangsung tanggal 19 sampai 21 Maret 2018 di Universitas Hasanuddin Makassar.

ads

“Mahasiswa Arsitektur juga berhasil meraih juara favorit tingkat nasional, yaitu Rumah Panggung yang diselenggarakan oleh Universitas Sriwijaya Palembang pada tahun 2018,” ungkap Syamsuri

“ITATS juga berhasil menyelenggarakan seminar bertaraf internasional yang pertama, terindeks scopus dengan pembicara Prof. Yonko dari Konsumen Nasional University Korea dan Guru Besar dari National Taiwan University of Science and Technology Taiwan,dan ada 150 peserta yang hadir,” paparnya

“Untuk meningkatkan keilmuan dan akademik, ITATS pada tahun 2019 mengirimkan dosennya untuk studi S3 di National University Korea, National Central University Taiwan dan Osaka University di Jepang. Dan ada 7 alumni yang mendapat beasiswa S2 ke Chung Yuan Christian University,” ucapnya.

ITATS juga mengirim dua dosen Jurusan Teknik Sipil untuk mengajar di University of Electronic and technology China.

“ITATS juga melakukan kerjasama dengan Asia Foundation untuk melaksanakan program magang ke Jepang, yaitu ada 20 alumni Teknik Sipil yang sedang mengikuti program magang ini yang bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang selama 6 bulan,” jelasnya dengan bangga.

“Pada tahun ini ITATS memberi beasiswa kepada calon mahasiswa dalam bentuk Bebas Dana Pembangunan untuk 18 jurusan yaitu Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, Teknik Perkapalan, Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Sistem Informasi, dan Desain Produk,” tandasnya.

“Prestasi yang dicapai ini merupakan hasil kerja keras dan kerjasama selur civitas akademika, termasuk dukungan dan kepercayaan masyarakat khususnya orangtua mahasiswa, sehingga ITATS bisa menjadi kampus Unggulan Prestasi,” tutupnya. (nald)