
MetroTimes (Surabaya) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan pentingnya memperkuat persaudaraan dan kolaborasi antara masyarakat asal Kalimantan dengan Jawa Timur dalam pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Emil menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru K3 Jatim. Ia berharap organisasi ini mampu menjadi jembatan penguatan hubungan kultural dan ekonomi antara dua wilayah yang selama ini memiliki kedekatan historis.
“Ketika berada di Jawa Timur, semua adalah saudara. Namun, akar budaya dari Kalimantan tetap menjadi kekuatan yang memperkaya khazanah daerah ini,” ujar Emil.
Menurutnya, kontribusi warga asal Kalimantan di Jawa Timur selama ini sudah sangat nyata, baik di bidang pendidikan, pemerintahan, maupun sektor lainnya. Kedekatan geografis dan historis antara Jawa Timur dan Kalimantan juga dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi ke depan.
Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan daerah dari Kalimantan, termasuk pejabat dari Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan, yang menandai kuatnya jejaring antarwilayah.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana K3 Jatim, Noor Syailendra, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum pelantikan pengurus, tetapi juga dirangkaikan dengan halal bihalal serta berbagai kegiatan sosial dan budaya.
“Hari ini ada pelantikan pengurus, halal bihalal, pentas seni budaya, bazar UMKM binaan K3, serta santunan anak yatim,” ujarnya.
Ia menyebut, kepengurusan K3 Jatim periode 2025–2030 merupakan hasil reorganisasi setelah sempat vakum selama lima hingga enam tahun akibat pandemi COVID-19 dan wafatnya ketua umum sebelumnya. Kini, seluruh perwakilan dari provinsi di Kalimantan telah bergabung secara lengkap dalam struktur organisasi.
“Kami ingin kepengurusan baru ini bekerja penuh tanggung jawab, menjalankan program yang terarah, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di berbagai bidang,” katanya.
Nor juga memaparkan sejumlah program strategis K3 Jatim ke depan, antara lain di sektor pendidikan melalui penjaringan putra-putri terbaik Kalimantan untuk mendapatkan beasiswa di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan UPN Veteran Jawa Timur.
Selain itu, K3 Jatim juga membuka akses kerja sama beasiswa dengan universitas di luar negeri, termasuk di China dan Taiwan.
Di bidang ekonomi, organisasi ini akan berperan memberikan masukan kepada pemerintah daerah, baik di Kalimantan maupun Jawa Timur, dengan memanfaatkan potensi diaspora Kalimantan yang telah berkiprah di berbagai sektor strategis.
“K3 Jatim hadir sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguat persatuan dan kesatuan. Harapannya, kontribusi masyarakat Kalimantan di Jawa Timur semakin besar dan berdampak luas,” tutup Noor.
(nald)




