- iklan atas berita -

METROTIMES ( AMBON )– Menjelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Rudy Irmawan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku menyambut kedatangan sejumlah menteri dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Bandara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (16/7/2026).

Rombongan pejabat negara yang tiba di Tanimbar terdiri dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, serta Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk menghadiri rangkaian kegiatan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela, yang sebelumnya dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Penyambutan para menteri berlangsung dalam suasana penuh kehormatan dan dihadiri sejumlah pejabat penting daerah maupun pusat. Hadir di antaranya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Ketua Pengadilan Tinggi Ambon Krosbin Lumban Gaol, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, serta unsur Forkopimda lainnya.

Turut hadir pula Bupati Kepulauan Tanimbar Ricky Jauwerissa, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Tanimbar Krisnandar, Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar Richie Laurens Anggito, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, Dandim 1507/Saumlaki Letkol Kav Kiswanto Yudha, perwakilan SKK Migas, PT INPEX, serta unsur TNI, Polri, dan pimpinan organisasi perangkat daerah setempat.

ads

Groundbreaking Blok Masela dinilai menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor energi nasional sekaligus membuka babak baru pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia, khususnya Provinsi Maluku. Proyek tersebut diharapkan mampu menarik investasi berskala besar, menciptakan ribuan lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan wilayah Maluku secara keseluruhan.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional, pembangunan Blok Masela membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan agar setiap tahapan pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan hukum, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran Kajati Maluku bersama Forkopimda dalam penyambutan para pejabat negara tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam mengawal suksesnya proyek nasional yang telah lama dinantikan masyarakat Maluku. Kejaksaan Tinggi Maluku juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pendampingan hukum dan pengamanan pembangunan strategis guna memastikan seluruh proses berlangsung secara transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI/Polri, serta seluruh pemangku kepentingan, Proyek Blok Masela diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Maluku sebagai salah satu pusat energi masa depan Indonesia. Momentum groundbreaking ini juga menjadi penanda dimulainya harapan baru bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Tanimbar dan Maluku secara umum.( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!