
Metro Times (Temanggung) Bencana yang melanda Selat Sunda belum lama ini meninggalkan duka yang mendalam bagi warga Selat Sunda itu sendiri, hal ini juga dirasakan oleh warga Indonesia yang lain. Tidak beda jauh dengan para remaja Karang Taruna Dusun Nglarangan, Desa Ngipik, kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, yang juga menunjukkan rasa kepeduliannya dengan mengadakan penggalangan dana selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari Hari Jumat (25/1) sampai Hari Minggu kemarin (27/1), yang berlokasi di Desa Ngipik sendiri, tepatnya di rest area dan pasar buah.
Kepala Desa Ngipik Aditya Wisnu W, sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh warganya, khususnya para remaja desa. Dikatakan olehnya, kegiatan ini dinilai positif dilakukan seluruh remaja, sehingga akan mengurangi beban penderitaan saudara kita yg kena musibah.
“Saya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh para remaja. Semoga ini semua menggugah para remaja yang lain” terang Kepala Desa.
Selain Karang Taruna, ada juga Ormas yang ikut membantu atas terlaksananya penggalangan dana tersebut, yaitu Lindu Aji Temanggung, Banser Pringsurat, Komunitas Motor CB, dan Fostip (Forum Silaturahmi Sound Tiga Persimpangan), dimana Ormas tersebut bertugas untuk mengkondisikan lalu lintas. Tidak kurang, 90 anggota dari semua Ormas yang berpartisipasi dikerahkan pada hari itu.
Pada penggalangan dana ini, juga digelar pentas kesenian tradisional dari beberapa desa, sehingga menarik perhatian waga setempat dan juga pengguna jalan raya.
Menurut keterangan Eko (40), salah satu pengurus Fostip mengatakan, kegiatan ini diprakarsai oleh Karang Taruna Desa Ngipik, dengan menggandeng Ormas yang ada di Kecamatan Pringsurat. Tujuannya adalah pengumpulan atau penggalangan dana yang nantinya akan disalurkan ke Selat Sunda, untuk meringankan penderitaan korban bencana tsunami Selat Sunda beberapa waktu kemarin. Hal ini di benarkan oleh Ketua Panitia yang juga pengurus Lindu Aji Kecamatan Pringsurat dan Kranggan, yaitu Broto (21).
“Berapapun nominal yang didapat akan disumbangkan semuanya, akan tetapi belum dipastikan apakah kita sendiri yang menyerahkan atau melalui dinas sosial” jelasnya.
Penggalangan dana ini cukup menyita perhatian warga sekitar dan pengguna jalan raya, karena selain ada kesenian yang dipentaskan juga ada berbagai kuliner di gelar. (Wh/Arif)




