- iklan atas berita -

Metrotimes (Kebumen), Wanita yang sebelumnya dikira sudah meninggal terseret ombak di Pantai Karanggadung Petanahan akhirnya terkuak identitas nya.

Terkuaknya identitas korban yang sempat marah saat dimintai keterangan mengenai siapa identitasnya itu, polisi mendatangkan alat fingerprint milik Disdukcapil kabupaten Kebumen ke RSUD Kebumen, Sabtu (20/10) sore.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, wanita itu adalah Sri Sutiyatun (41) warga Desa Trikarso kecamatan Sruweng kabupaten Kebumen.

Data yang diperoleh dari sidik jarinya, yang sudah terhubung dengan e-KTP, korban berstatus belum menikah serta belum bekerja dan beragama Islam.

“Iya, nama korban adalah Sri Sutiyatun (41) warga desa Sokawera kecamatan Sruweng kabupaten Kebumen. Pihak keluarganya sudah kami hubungi. Mereka sudah ketemu dengan korban di RSUD Kebumen. Tadinya, korban kan sempat mendapatkan perawatan di PKU Muhammadiyah Petanahan. Sore harinya korban dirujuk ke RSUD Kebumen,” terang AKP Willy.

ads

Lanjut AKP Willy, hingga jati diri nya teridentifikasi, korban masih belum mau buka mulut menjelaskan siapa jati dirinya. Korban juga belum mau menceritakan kronologisnya hingga terseret ombak.

Informasi yang diperoleh, pertama kali dijumpai oleh warga, Sri Sutiyatun dikira sudah meninggal.

Kesaksian warga, saat itu korban dalam posisi terombang ambing ombak dan sudah tidak bergerak pada hari Jumat (20/10) pagi. Namun saat ditepikan, korban ternyata masih hidup.(Daniel)