
MetroTimes (Surabaya) – Ketua Departemen Komunikasi, Informasi dan Media DPP LDII, Ludhy Cahyana menegaskan komitmen Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam mendukung percepatan program pemerintah melalui delapan bidang pengabdian strategis yang akan menjadi pembahasan penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) mendatang.
Menurut Ludhy, Munas DPP LDII bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum penyempurnaan AD/ART serta penguatan arah program kerja organisasi ke depan.

“Intinya, Munas nanti adalah percepatan bagaimana kami sebagai ormas bisa membantu akselerasi program pemerintah, termasuk mendukung Asta Cita,” ujarnya.
Delapan Program Strategis LDII
Ludhy menjelaskan, sejak 2018 LDII telah menjalankan delapan program kerja utama secara berkelanjutan, yakni kebangsaan, dakwah, pendidikan umum, ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup, ekonomi syariah, kesehatan (dengan penekanan herbal), teknologi informasi dan Artificial Intelligence (AI), serta energi baru terbarukan.
Di bidang kebangsaan, LDII menggandeng berbagai institusi seperti Kejaksaan, Polri, MUI, dan Kementerian Agama untuk memberikan wawasan kebangsaan di sejumlah pondok pesantren, di antaranya Pondok Wali Barokah Kediri dan Pondok Kertosono.
Penguatan wawasan kebangsaan dinilai penting, terutama di era digital ketika generasi muda telah akrab dengan gawai dan media sosial.
“Kalau di pondok mungkin bisa diawasi, tapi ketika sudah bergaul di masyarakat dan memegang handphone, kita tidak tahu lagi berinteraksi dengan siapa. Maka wawasan kebangsaan menjadi penting,” jelas Ludhy.
Pada bidang dakwah, LDII rutin menggelar pengajian minimal tiga kali sepekan. Untuk generasi muda, pengajian dilaksanakan setiap malam Minggu di sejumlah daerah, termasuk Jakarta.
Sementara di sektor energi baru terbarukan, LDII telah menerapkan penggunaan panel surya di berbagai pondok pesantren dan kantor organisasi. Bahkan di salah satu kantor pusatnya, pemanfaatan energi surya mampu menghemat hingga 70 persen konsumsi listrik. Beberapa pondok besar di Kediri disebut hampir sepenuhnya menggunakan energi surya.
Di sektor kesehatan, LDII menggerakkan program penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) di pekarangan warga sebagai bentuk pertolongan pertama berbasis herbal untuk gangguan kesehatan ringan. LDII juga terlibat dalam gerakan nasional cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, serta mendorong penguatan pendidikan karakter berbasis teknologi di sekolah-sekolah.
DPD LDII Surabaya Usulkan Dua Fokus Utama

Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Surabaya, Nur Kholis, menyampaikan pihaknya akan membawa dua usulan utama dalam Munas mendatang, yakni pembangunan berkelanjutan—baik fisik maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)—serta penguatan kesehatan masyarakat.
“Kesehatan masyarakat itu penting sekali supaya generasi kita benar-benar menjadi generasi emas, tidak ada lagi stunting atau gizi buruk,” ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh LDII Surabaya terhadap berbagai program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai sangat membantu masyarakat.
Gerakan Lima Sukses Ramadan
Memasuki bulan suci Ramadan, DPD LDII Surabaya menggerakkan program “Lima Sukses Ramadan” di seluruh masjid binaan LDII. Lima sukses tersebut meliputi sukses puasa, sukses salat tarawih dan salat lail, sukses membaca Al-Qur’an (tadarus), sukses meraih malam Lailatul Qadar dengan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir, serta sukses menunaikan zakat fitrah.
Seluruh jamaah di masjid binaan LDII diharapkan mengikuti i’tikaf mulai setelah tarawih hingga waktu sahur pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Selain itu, LDII Surabaya juga menggelar santunan anak yatim yang dilaksanakan oleh masing-masing PC dan PAC di tingkat kecamatan dan kelurahan. Pelaksanaan dilakukan secara mandiri di lebih dari 25 titik di Surabaya, dengan dukungan dan sinergi bersama pengurus MUI di tingkat kecamatan.
“DPD hanya mensupport. Untuk pendanaan berasal dari sodaqoh para simpatisan LDII di masing-masing wilayah,” jelas Nur Kholis.
Ia berharap melalui Munas mendatang, LDII semakin berperan aktif dalam mendukung pembangunan nasional serta memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
“Kami berharap LDII semakin baik dan semakin diterima masyarakat. Semoga Allah memberikan rahmat dan hidayah kepada kita semua,” pungkasnya.
(nald)




