
METROTIMES ( Ambon ) – Semangat membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki jiwa kepemimpinan kembali digaungkan melalui kegiatan Leadership Camp to School Gelombang II yang diselenggarakan Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Pemuda ICMI Provinsi Maluku, Sabtu (30/5/2026), di Balai Jenderal Pertanian Provinsi Maluku, Ambon.
Mengusung tema “Generasi Muda Bergerak Bersatu, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 31 Mei 2026 ini diikuti sekitar 120 pelajar dari berbagai SMP, SMA, MA, dan SMK di Kota Ambon.
Ketua Panitia Pelaksana, Imran Rumomar, dalam sambutannya menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran sentral dalam menentukan masa depan bangsa, terutama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 yang bertepatan dengan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia.
“Bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia merupakan peluang besar. Namun, peluang tersebut hanya akan menjadi kekuatan apabila didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perubahan zaman,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan mampu menjadi inovator dan penggerak perubahan. Oleh sebab itu, Leadership Camp to School hadir sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus penguatan kapasitas kepemimpinan bagi para pelajar.
“Melalui kegiatan ini kami ingin melahirkan generasi yang memiliki keberanian, wawasan luas, mental tangguh, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” katanya.
Selain memperkuat karakter kepemimpinan, kegiatan ini juga bertujuan membangun kemitraan antara lembaga pendidikan dan organisasi kepemudaan, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta membangkitkan optimisme generasi muda dalam meraih cita-cita.
Sementara itu, Ketua MPW Pemuda ICMI kota Ambon, Burhanuddin Rumbouw, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam menyiapkan kader-kader muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Ia mengungkapkan bahwa Leadership Camp to School bukanlah program baru. Pada tahun 2025, kegiatan serupa telah sukses dilaksanakan melalui Gelombang I dan mendapat sambutan positif dari berbagai sekolah.
“Pemuda bukan sekadar pelengkap dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda adalah pelaku utama yang akan menentukan arah masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, kita harus memastikan mereka memiliki karakter yang kuat, kemampuan berkolaborasi, serta jiwa kepemimpinan yang baik,” ungkap Burhanuddin.
Menurutnya, sebagai daerah kepulauan yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, Maluku membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan mental, serta semangat persatuan dalam keberagaman.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan semangat belajar.
“Kami tidak hanya mencari pemuda yang pintar, tetapi juga pemuda yang berkarakter, mandiri, memiliki moral yang baik, dan mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya,” tegasnya.
Dalam wawancara khusus usai pembukaan kegiatan, Burhanuddin menjelaskan bahwa Leadership Camp to School merupakan program unggulan Pemuda ICMI Maluku yang akan terus dikembangkan sebagai agenda tahunan.
Ia menilai pembinaan kepemimpinan sejak usia sekolah menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Kami ingin membangun mentalitas pemenang bagi para pelajar. Mereka harus siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, sekaligus mampu mengelola potensi besar yang dimiliki Maluku sebagai daerah maritim strategis,” jelasnya.
Meski jumlah peserta tahun ini sekitar 120 orang, sedikit lebih sedikit dibanding pelaksanaan sebelumnya, Burhanuddin menilai kualitas dan antusiasme peserta justru menunjukkan peningkatan yang signifikan.
“Ke depan kami akan melibatkan lebih banyak sekolah agar manfaat kegiatan ini dapat dirasakan lebih luas oleh generasi muda Maluku,” katanya.
Di akhir pesannya, Burhanuddin mengingatkan para peserta agar tidak berhenti belajar setelah kegiatan berakhir. Ia berharap para pelajar terus mengembangkan diri, memperluas jaringan pertemanan, dan menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
“Jadikan setiap tempat sebagai ruang belajar, setiap pertemuan sebagai kesempatan bertukar ilmu, dan setiap pengalaman sebagai bekal untuk menjadi pemimpin masa depan. Pemuda ICMI akan selalu membuka ruang bagi generasi muda yang ingin berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Ambon, Maluku, dan Indonesia,” pungkasnya.
Melalui Leadership Camp to School Gelombang II, Pemuda ICMI Maluku kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Sebuah langkah nyata untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang akan membawa Maluku dan Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. ( Tasya Patty )




