
METROTIMES ( AMBON, ) 16 Mei 2025 — Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai Lapangan Olahraga SMP Negeri 24 Ambon, Jumat pagi pukul 09.00 WIT, dalam pembukaan Turnamen Gawang Mini “Spendupat Cup Season 3”.
Kegiatan yang diikuti puluhan sekolah dasar se-Kota Ambon itu bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum penting memperkenalkan eksistensi dan perkembangan SMP Negeri 24 Ambon sebagai sekolah muda yang terus bertumbuh dan berprestasi.
Turnamen yang berlangsung sejak 16 Mei hingga 30 Mei 2025 tersebut diikuti sebanyak 32 tim dari berbagai SD dan MI di Kota Ambon. Sejumlah sekolah yang ambil bagian di antaranya SD Negeri 77 Pasung, SD Muhammadiyah 2 Ambon, SD Negeri 91 Waiheru, SD Negeri 1 Poka, MIN 2 Ambon, SD Mutiara Bangsa, hingga SD Negeri 43 Ambon.
Ketua Panitia, Jarten Latumahina, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun sportivitas, mempererat persaudaraan antar pelajar, serta menjadi wadah pengembangan bakat sepak bola usia dini.
“Turnamen ini bukan hanya tentang mencari siapa yang menang dan kalah, tetapi bagaimana membentuk karakter anak-anak agar mampu menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk PT Gramedia Ambon, PT Telkomsel, PP3 Universitas Pattimura, pihak sekolah, orang tua siswa, dan para donatur yang ikut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 24 Ambon, Rusdin, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan perjalanan panjang sekolah yang dipimpinnya sejak berdiri pada 27 Juli 2017.
Menurutnya, SMP Negeri 24 Ambon merupakan sekolah negeri termuda di Kota Ambon yang lahir dari perjuangan bersama masyarakat Waiheru dan pemerintah desa. Ia mengenang, saat pertama berdiri sekolah tersebut hanya memiliki sembilan siswa yang sebagian besar merupakan anak putus sekolah.
“Dari hanya sembilan siswa, kini kami berkembang menjadi 210 siswa. Ini bukan perjalanan mudah, tetapi berkat doa, dukungan masyarakat, orang tua, para guru, dan Pemerintah Kota Ambon, sekolah ini terus berkembang,” ungkap Rusdin.
Ia menjelaskan, berbagai pembangunan mulai dilakukan sejak 2022 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), termasuk pembangunan enam ruang kelas baru dan tambahan tiga ruang kelas pada 2024.
Namun lebih dari sekadar pembangunan fisik, Rusdin menegaskan bahwa visi utama sekolah adalah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
“Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan senang dan pulang dengan gembira,” katanya disambut tepuk tangan peserta dan tamu undangan.
Dalam kesempatan itu, Rusdin juga memaparkan berbagai prestasi dan program pengembangan siswa, mulai dari persiapan Jambore Cabang Pramuka, lomba seni musik ukulele tingkat kota, hingga rencana kerja sama dengan Kampung Inggris di Pare, Kediri, demi meningkatkan kemampuan bahasa asing siswa.
Tak hanya itu, ia turut menyampaikan sejumlah harapan kepada Pemerintah Kota Ambon, mulai dari penambahan ruang kelas, perbaikan akses jalan menuju sekolah, hingga penanganan longsor di sekitar lingkungan sekolah dan Masjid Ar-Rahman.
“Kami percaya, memajukan pendidikan berarti memajukan desa dan memajukan Kota Ambon,” tegasnya.
Mewakili Walikota Ambon, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Edwin Pattikawa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan turnamen tersebut.
Ia menilai kegiatan olahraga usia dini seperti ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan mampu bekerja sama.
“Menjadi juara bukan hanya soal menang dalam pertandingan, tetapi tentang menghargai lawan, menaati aturan, bekerja keras, dan tetap rendah hati,” ujarnya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjut Pattikawa, juga akan menindaklanjuti sejumlah kebutuhan sekolah yang telah disampaikan kepala sekolah. Bahkan, dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMI Kota Ambon, ia berjanji akan membantu pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) di SMP Negeri 24 Ambon.
Dengan mengusung tema “Membangun Karakter Juara, Menjunjung Tinggi Sportivitas: Dari Maluku untuk Indonesia”, Turnamen Spendupat Cup Season 3 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet muda berbakat yang kelak mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat yang lebih tinggi.
Di akhir sambutannya, Edwin Pattikawa secara resmi membuka turnamen tersebut, yang langsung disambut sorak semangat para peserta dan tamu undangan yang memadati lapangan olahraga sekolah.( Tasay Patty )




