- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) berkerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemilu 2024. Bertempat di Ruang RM Soemantri, kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Pemilih Milenial yang Cerdas dalam Pesta Demokrasi”.

Rektor, Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H., M.H., saat memberikan pengantar

Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor, Siti Marwiyah. Dalam sambutannya, Rektor yang kerap disapa Iyat ini mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk mahasiswa. “Karena kita harus memahami, pesta demokrasi 2024 nanti sebagian besar adalah pemilih milenial. Jadi teman-teman mahasiswa harus benar-benar menjadi pemilih yang cerdas, jangan apatis terhadap politik”, ungkap Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Tata Negara ini.

Diikuti sekitar 100 peserta dari kalangan mahasiswa, kegiatan ini menghadirkan Rochani, Divisi SDM dan Litbang KPU Jawa Timur dan Amirul Mustofa, Dosen Ilmu Administrasi Negara serta Sapto Pramono, Dosen Ilmu Administrasi negara sebagai narasumber. Rochani, dalam paparannya menyatakan pentingnya generasi milenial menyerap banyak informasi serta edukasi tentang Pemilu. “Hal ini menjadi penting mengingat para milenial inilah yang akan meneruskan tongkat estafet demokrasi di nagara ini, akan sangat ironi bila masih banyak generasi milenial yang tidak memedulikan hal ini”, terangnya.

Sementara itu dari sisi akademis, Amirul Mustofa mengatakan pendidikan politik memiliki peranan penting dalam perkembangan karakter mahasiswa. “Dengan belajar akan literasi politik, mahasiswa akan bisa lebih berpikir kritis. Di kampus mereka juga sudah memiliki banyak wadah organisasi dengan payung Unit Kegiatan Mahasiswa sebagai sarana praktis untuk belajar”, ungkapnya.

ads

Senada dengan Amirul, Sapto Pramono menjabarkan bila mahasiswa bisa mengimplementasikan apa yang telah diterimanya dalam kegiatan ini, ke depan sudah ada gambaran yang terang untuk Indonesia emas di tahun 2045. “Generasi milenial adalah investasi berharga yang dimiliki negeri ini, jadi kita sebagai akademisi wajib memberikan literasi yang baik kepada mereka”, tuturnya.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!