- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)-Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri acara pengukuhan pengurus Suryo Ndadari masa bakti 2026–2029 serta Syawalan Paguyuban Lurah, Pamong, dan Staf Kalurahan Kabupaten Sleman yang digelar di Pendopo Parasamya, Kantor Setda Kabupaten Sleman, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneruskan estafet kepengurusan Suryo Ndadari periode 2026–2029 sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana Idulfitri.

Ketua Suryo Ndadari Kabupaten Sleman, Irawan menyampaikan komitmen seluruh anggota untuk mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Sleman.

“Kami berkomitmen untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati serta melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan serta menekankan pentingnya peran lurah, pamong, dan staf kalurahan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

ads

“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kalurahan,” ujarnya.

Harda juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah kalurahan dalam mendukung keberhasilan program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.

“Peran Bapak dan Ibu sekalian sangat vital sebagai ujung tombak pelayanan publik. Komitmen dan dedikasi menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera,” tegasnya.

Rangkaian acara ini diakhiri dengan halalbihalal yang menjadi momentum mempererat sinergi dan koordinasi dalam mendukung pembangunan serta penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Sleman yang lebih baik.

Sebelumnya, dalam kesempatan lain, Bupati Sleman juga menekankan bahwa pamong kalurahan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Ia mengingatkan agar pengurus yang baru dikukuhkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjaga integritas dalam pelayanan publik.

Harda kembali menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah kalurahan menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program pembangunan.

“Peran pamong kelurahan sangat vital sebagai ujung tombak pelayanan publik. Komitmen dan dedikasi menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor baik dalam pelayanan publik, penguatan UMKM, pendidikan maupun tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang harus dihadapi tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, perencanaan yang adaptif dan inovatif menjadi kunci dalam menjaga kinerja pembangunan daerah.

“Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah,” pungkasnya.

Melalui momentum pengukuhan dan syawalan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan jajaran kalurahan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sleman yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.(JQ)