- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Ibu-ibu Pengajian Nurul Hikmah menyambut kedatangan Dr. H. Rasiyo, M.Si., Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur Nomer Urut 1 Dapil 1 Jatim (Kota Surabaya) dari Partai Demokrat, dengan menyanyikan Kertas warna biru 14 nomer 1 coblos pak Rasiyo yang berirama Sholawat.

Dr. H. Rasiyo, M.Si., silahturahmi menyapa warga ibu-ibu pengajian Nurul Hikmah dengan suasana yang santai dan gembira. Diadakan di Balai RW 07 Kupang Gunung Jaya VII-A. Kel. Putat Jaya., Kec. Sawahan Surabaya, Sabtu (27/1 /2024).

Ibu-ibu pengajian banyak menyampaikan harapan, agar Pak Rasiyo menjadi wakil rakyat yang amanah. Tetap menjalin silaturahmi dan memperjuangkan aspirasi dan permasalah warga Surabaya, karena kebijakan pemerintah yang berubah-ubah yang terkadang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat.

ads

Dan ibu-ibu pengajian juga meminta Pak Rasiyo jangan seperti wakil rakyat yang sudah jadi sekarang ini. Setelah jadi anggota dewan tidak pernah lagi menjalin silaturahmi, mendengarkan permasalah warga.

Dr. H. Rasiyo, M.Si., mengatakan, Warga harus kenal dulu wakilnya, dan yang penting track recordnya. Saya guru SMPN 12 Surabaya sampai menjadi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kalau bukan orangnya kerja yang benar tidak mungkin dipilih. Lanjutnya, Kemudian setelah Pak De Karwo jadi Gubernur, yang namanya Rasiyo itu menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur. Kalau tidak kerja berkualitas tidak mungkin diangkat menjadi Sekda.

“Saya jabatan birokrasinya sudah paling tinggi di Provinsi Jawa Timur. Sekarang saya berubah ke politik, karena saya ingin pengalaman-pengalaman saya di birokrasi akan saya sampaikan tularkan di legislatif nanti. Karena Sekda itu ketua anggaran, Sekda itu adalah orang yang ditugasi oleh Gubernur untuk menyusun anggaran di pemerintahan, bersama dengan legislatif,” tuturnya.

“Warga kalau tidak memiliki Wakil di Legislatif sulit juga, karena permasalah di daerah itu banyak. Permasalah sosial ya disampaikan ke wakilnya, seperti masalah sekolah, masalah kesejahteraan, masalah paving dan yang lainnya. Sehingga masalah yang timbul karena kebijakan pemerintah yang tidak memberikan manfaat kepada masyarakat. Maka wakil rakyat itu yang akan menyampaikan kepada pemerintah. Jadi wakil rakyat itu orangnya, maka pilih orangnya bukan partainya,” terang Rasiyo.

“Saya sudah berpengalaman untuk menyusun anggaran dan Sekda itu sudah diuji. Jadi tidak mungkin kalau saya sudah terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur akan lupa dengan warga yang mendukung dan memilih
saya,” tegas Rasiyo.

“Terakhir saya meminta untuk hati-hati dengan serangan fajar. Beda dengan yang saya lakukan, saya sowan ke panjenengan, saya memperkenalkan diri, saya mohon doa restu, kemudian saya memberitahu bagaimana cara memilih. Dan saya berharap warga Sememi adalah masyarakat yang cerdas dalam melaksanakan pemilu yang demokratis ini,” tutupnya.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!