
Metro Times (PURWOREJO) PPK 2.5 Purworejo Satker PJN Wilayah II Jawa Tengah melaksanakan kegiatan uji coba perkerasan jalan sebagai sampel untuk persiapan rekonstruksi paket pekerjaan ruas Karangnongko-Banyumas.
Koordinator Lapangan PPK 2.5 Jateng, Suwarno menjelaskan kegiatan trial ini dilakukan di Jalan Ring Road Purworejo. Uji pengerasan ini bertujuan untuk menentukan standar teknis yang akan digunakan dalam pekerjaan rekonstruksi mendatang.
“Untuk hari ini kita melaksanakan trial atau mengambil sampel yang nanti akan dipakai sebagai acuan kegiatan rekonstruksi paket kami mulai dari Karangnongko sampai batas Banyumas,” kata Suwarno.
Ia menyebut pengerasan ini hanya dilakukan sepanjang 50 meter kiri dan kanan dengan tonase terbatas, sekitar 50 ton. Hasil dari pekerjaan ini akan menjadi dasar dalam menentukan tingkat kepadatan, komposisi material hingga metode pelaksanaan pekerjaan.
Material yang digunakan adalah jenis Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) dengan ketebalan mencapai 6 Cm
“Sekali lagi ini baru sebagai sampel. Nantinya akan menjadi acuan baik kepadatan, metode pelaksanaan maupun materialnya,” kata dia lagi
Ditanya terkait kondisi jalan di Lingkar Purworejo yang sering dilakukan penambalan dan masih terus menyisakan lubang. Ia menegaskan bahwa lubang yang muncul bukan berada pada area yang telah diperbaiki secara standar, melainkan lubang baru.
“Di lingkar Purworejo itu seolah-olah sudah ditambal lalu lubang lagi. Kami luruskan, lubang tersebut bukan di area yang dipacking secara standar. Berdasarkan histori penanganan terakhir sebagian besar ruas lingkar Purworejo itu sudah sangat lama tidak dilakukan rekonstruksi,” bebernya.
Ia mengemukakan bahwa penanganan terakhir ruas tersebut dilakukan sebelum tahun 2015, bahkan ada yang sebelum 2010 dan belum dilakukan penanganan kembali.
“Dengan usia perkerasan lebih dari 10 tahun, maka kondisi jalan ini sudah tidak layak dan wajar jika mengalami kerusakan,” sebut Suwarno.
Beberapa titik yang masuk kategori lama di antaranya depan Kantor PPK 2.5, Krendetan, Keduren, hingga sebagian besar wilayah Purworejo. Sementara ruas yang relatif baru adalah dari depan Polres Purworejo ke arah barat yang terakhir direhabilitasi pada 2022.(dnl)




