
Metro Times (Kendal) Direncanakan dalam waktu dekat, Dinas Sosial Kabupaten Kendal akan menutup dua lokalisasi yang ada di Kecamatan Patean, kedua tempat tersebut adalah, Gambilangu (Gbl) yang ada di Desa Sumberjo Kaliwungu dan lokalisasi Alas Karet (Alaska) Desa Gedong, Patean Kendal Jawa Tengah.
Rencana penutupan dua lokalisasi itu akan direalisasikan pada 2019 ini. Langkah tersebut sesuai dengan program Kementrian sosial yang menargetkan Indonesia bebas bisnis prositusi di tahun 2019.
Semua proses penutupan kedua lokasi tersebut telah sesuai prosedur. Seperti mensosialisasikan terlebih dahulu serta melakukan pembinaan terhadap para Pekerja Sex Komersial (SPK).
“Pada dasarnya tinggal penutupan saja. Namun masih menunggu hasil kordinasi dengan Pemkot Semarang kapan mau ditutup, sebelum lebaran juga boleh, intinya kapanpun mau ditutup kita siap,” kata Kadinsos Kendal, Subarso saat dikonfirmasi metrotimes di Kantornya, Selasa (22/1) siang.
Subarso juga menjelaskan, bahwa dalam penutupan lokalisasi tersebut pihaknya telah berkodinasi dengan beberapa lembaga atau Instansi terkait pada saat eksekusi nanti. Sehingga bilamana ada gesekan yang dapat menghambat pelaksanaan tersebut bisa teratasi dengan cepat.
“Pada saat penutupan lokalisasi nanti sudah ada Lembaga Kemasyarakatan yang nantinya akan ditunjuk dan ditugasi oleh Kementrian Sosial,” jelasnya.
Dalam proses penutupan lokalisasi Gbl atau Alaska, secara umum mendapat tanggapan positif dari warga setempat. Salah satu adalah, Kartiko Nursapto sebagai warga masyarakat menyambut baik dan mendukung ditutupnya 2 lokalisasi tersebut.
“Sebuah langkah bagus untuk penutupan dua lokalisasi tersebut, apa lagi para PSK juga diberi pembinaan dan dicarikan lapangan kerja untuk untuk mereka. kalau tidak kasihkan solusinya bagi mereka akan susah nantinya,” ucapnya.
Kartiko berharap, dari hasil penertipan atau penutupan lokalisasi itu nantinya, peran Pemda agar lebih serius lagi dan komperatif dalam menangani permasalahan yang muncul. (Gus)




