
METROTIMES ) AMBON,) 28 Agustus 2026 — Suasana damai dan penuh rekonsiliasi mewarnai pertemuan antara Gubernur Maluku dengan para Raja penyangga Taman Nasional Manusela. Dalam kesempatan tersebut, Raja Negeri Manusela, Marsone Yale, menyampaikan secara terbuka permohonan maaf atas kesalahpahaman yang sempat terjadi, sekaligus menyatakan kesiapan masyarakat untuk mendukung program pemerintah.
Permohonan maaf disampaikan terkait surat dari Ketua Adat yang sempat menimbulkan ketegangan. “Selaku Pemerintah Negeri, kami telah menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur. Para Raja lainnya pun turut menyampaikan permohonan maaf atas segala hal yang sempat menimbulkan ketegangan atau kesalahpahaman di daerah ini,” jelas Marsone.
Selain itu, beberapa Raja juga telah berkomunikasi dengan para mahasiswa untuk menyatukan pandangan dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa. “Kami semua telah memaafkan dan berharap hal serupa tidak terulang. Tidak ada hal yang tidak dapat dimaafkan, selama kita berniat baik dan duduk bersama mencari jalan keluar yang terbaik,” tegasnya.
Pihak para Raja juga sedang berupaya mengundang pihak-pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut untuk mengadakan dialog khusus bersama Gubernur, guna memastikan rekonsiliasi berjalan utuh dan kedua belah pihak dapat saling memaafkan. ( Tasya Patty )









