
Metrotimes (Magelang) Seorang lelaki yang diketahui berprofesi sebagai sales krupuk keliling meninggal dunia di sebuah musholla yang berada di Dusun Krajan Rt 02/01 Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Selasa (20/2/18) sekitar pukul 12.30 wib.
Diketahui, sales krupuk tersebut bernama, Juwanto (36) warga Dusun Kalibening rt 12 rw 05, Desa Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Menurut keterangan para saksi mata, Rohman (28), Edi Rosidin (49) dan Nur Kamid (28). Ketiganya merupakan warga Dusun Krajan Rt 02/01 Desa Temanggung Kaliangkrik. Saat ditemui metrotimes di lokasi menjelaskan.
Juwanto meninggal dunia di musolah sekitar pukul 11.30 wib. sebelum meninggal, saat itu korban sedang mengantar pesanan krupuk di salah satu warung di lokasi setempat, tiba-tiba korban mengeluh pusing dan dadanya terasa sesak dan nyeri-nyeri. Kemudian korban kami bawa ke Musholla Al Hikmah yang jaraknya hanya 10 meter dari warung tempat korban mengantar krupuk. Kata Rohman.
“Setiba di musholla, korban kemudian meminta untuk dicarikan orang pintar atau tenaga medis, tidak lama datang asisten Bidan setempat bernama, Tiyas (22) warga Dusun Krajan yang langsung memeriksa korban. dari hasil pemeriksaan bidan, tensi korban 100/70 mmhg, sementara dari mulut korban mengeluarkan buih putih, kemudian berselang 5 menit detak jantung korban langsung berhenti (meninggal dunia) dan diduga korban terkena serangan jantung.”
Setelah Polsek Kaliangkrik mendapat laporan dari warga Krajan Temanggung, Kapolsek Kaliangkrik, AKP Muh Buhrom SH, langsung mendatangi lokasi kejadian di Musholla Al Hikmah dengan para anggotanya. Kapolsek bersama Dokter dari Puskesmas Kaliangkrik, Dr Lingga Srimuningar, melakukan visum terhadap jasad korban.
Dari hasil visum dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, karena tidak ada unsyur kekerasan atau penganiaan, Kapolsek Kaliangkrik bersama anggotanya dengan dibantu tim medis, kemudian jasad korban dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan.
“Dari pihak keluarga korban menerangkan bahwa sebelum berangkat korban sudah mengeluh dadanya sesak, namun korban tetap berangkat kerja karena ada pesanan krupuk. Dan pihak keluarga korban sudah menerima dengan ikhlas atas kejadian ini” jelas Kapolsek. (Arif)





