- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon ) Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai Kediaman Mangga Dua di Ambon, Jumat (20/2/2026). Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Abdullah Vanath menggelar syukuran satu tahun masa kepemimpinan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi, evaluasi, sekaligus penguatan komitmen membangun Maluku yang maju, adil, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Acara dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga akademisi dari Universitas Islam Negeri A.M. Sangadji. Hadir pula unsur TNI/Polri, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang dilalui dengan berbagai tantangan dan pembelajaran.

“Syukuran ini bukan sekadar perayaan, tetapi momen untuk berkaca dan memperteguh niat membangun Maluku. Waktu satu tahun mungkin singkat, namun cukup memberi arah bagi perjuangan bersama,” ujarnya.

Mengutip tokoh dunia Winston Churchill, Gubernur menegaskan bahwa keberanian untuk terus melangkah adalah kunci menghadapi dinamika pembangunan.

ads

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, tetap berpegang pada visi transformasi menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera melalui berbagai program strategis yang sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut mencakup makan bergizi gratis, sekolah rakyat, penguatan koperasi, pengendalian inflasi, penurunan stunting, serta penyelesaian pembangunan Bendungan Waiapu.

Selain itu, sejumlah proyek strategis nasional terus berproses, seperti Maluku Integrated Port, pengembangan Blok Masela, hilirisasi sagu, dan pembangunan coastal road.

Dalam kapasitasnya sebagai Sekjen Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Gubernur juga mendorong percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan bersama DPR-RI dan DPD-RI sebagai landasan penting pengelolaan wilayah kepulauan.

Di sektor ekonomi, kinerja daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Maluku Triwulan IV 2025 mencapai 5,44 persen, melampaui rata-rata nasional. Angka kemiskinan menurun, sementara Indeks Pembangunan Manusia meningkat hingga masuk kategori tinggi. Pengendalian inflasi terus diperkuat melalui koordinasi intensif dengan TPID kabupaten/kota.

Sejumlah penghargaan nasional turut diraih sepanjang 2025, di antaranya keterbukaan informasi publik, penerapan standar pelayanan minimal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan. Hasil evaluasi Komisi Pemberantasan Korupsi menempatkan Maluku pada zona hijau, sejalan dengan penilaian tata kelola pengadaan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang berkategori baik.

Dalam aspek keamanan, kondisi kamtibmas dinilai kondusif berkat sinergi aparat dan masyarakat. Gubernur menegaskan pentingnya menjaga nilai persaudaraan khas Maluku seperti pela-gandong, masohi, dan semangat Siwalima sebagai fondasi kehidupan sosial.

Menjelang Ramadan dan Idulfitri, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok aman untuk dua bulan ke depan, dengan distribusi rutin guna menjaga stabilitas harga.

Di penghujung acara, Gubernur dan Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungan selama satu tahun pemerintahan, sekaligus memohon maaf atas program yang belum optimal.

“Dengan kebersamaan, kita akan terus memperbaiki dan melangkah maju, par Maluku pung bae,” ujarnya.

Acara ditutup dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, disertai harapan agar seluruh masyarakat Maluku senantiasa diberkati dan hidup dalam persaudaraan. **( Elson Sahetapy )