- iklan atas berita -

METROTIMES (Ambon,)  22 April 2026 — Upaya memperbaiki kualitas lingkungan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Ambon terus digencarkan. Kali ini, Kepala Pusat Pemantauan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Kawasan Sulawesi Maluku, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, turun langsung meninjau kondisi kolam lindi bersama tim teknis dari perusahaan Ecotru, Selasa (22/4/2026).
Kunjungan tersebut difokuskan pada kajian rencana perbaikan kolam LINDI (lindi recycle) yang selama ini menjadi salah satu titik rawan pencemaran di area TPA.
Tim melakukan peninjauan menyeluruh, mulai dari aliran limpasan air sampah hingga kondisi fisik air dan potensi bau yang kerap dikeluhkan warga sekitar.

Kepala Pusdal LH Sulawesi Maluku menegaskan, pengelolaan kolam lindi menjadi prioritas penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Menurutnya, jika tidak ditangani secara tepat, kolam lindi berpotensi mencemari air permukaan maupun air tanah.

“Kolam lindi adalah titik krusial. Kami ingin memastikan bahwa teknologi yang diusulkan benar-benar efektif, tidak hanya secara teknis, tetapi juga ekonomis dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tim Ecotru memaparkan teknologi berbasis mikroorganisme aktif dan enzim non-patogen sebagai solusi pengolahan air lindi. Teknologi ini diklaim mampu mengurai bahan organik dan polutan secara alami, menurunkan kadar COD, BOD, serta amonia, sekaligus mengurangi bau tidak sedap tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya.

Selain itu, metode ini juga disebut dapat mempercepat proses biodegradasi dan menjaga keseimbangan ekosistem mikro dalam kolam lindi.

ads

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, yang turut mendampingi, menyatakan bahwa pemerintah kota terbuka terhadap inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.

“Kami menyambut baik kajian ini. Selanjutnya akan dilakukan analisis kelayakan lebih mendalam, termasuk dari sisi teknis, biaya, dan dampak bagi masyarakat,” ungkapnya.

Rencana penerapan teknologi Ecotru diharapkan menjadi langkah strategis dalam memenuhi standar pengelolaan TPA sesuai regulasi, sekaligus menjawab keluhan masyarakat terkait pencemaran dan bau di sekitar lokasi.

Kegiatan ditutup dengan diskusi teknis antara Pusdal LH, DLHP Kota Ambon, dan tim Ecotru. Pembahasan mencakup rencana uji coba terbatas, pemantauan kualitas air lindi, hingga peluang kerja sama lanjutan apabila teknologi tersebut terbukti efektif.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pembenahan pengelolaan sampah di Kota Ambon terus bergerak ke arah yang lebih modern, berkelanjutan, dan berpihak pada kesehatan lingkungan. ( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!