
MetroTimes (Surabaya) – Bank Indonesia merilis hasil Survei Konsumen periode Maret 2026 yang menunjukkan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap berada pada level optimis. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih bertahan di atas ambang optimis (>100), menandakan persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan.
Direktur Eksekif Departemen Komunikasi Bank Indonesia menyampaikan bahwa terjaganya optimisme konsumen didorong oleh persepsi yang kuat terhadap penghasilan saat ini, ketersediaan lapangan kerja, serta ekspektasi ekonomi yang tetap stabil. “Konsumen masih memandang kondisi ekonomi saat ini berada dalam fase yang baik dan memiliki keyakinan bahwa kondisi tersebut akan terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang,” ujarnya.
Secara rinci, komponen Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) tetap menunjukkan kinerja solid. Hal ini didukung oleh peningkatan persepsi terhadap penghasilan rumah tangga dan pembelian barang tahan lama (durable goods). Di sisi lain, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga tercatat stabil, mencerminkan keyakinan masyarakat terhadap prospek ekonomi, termasuk pendapatan dan ketersediaan lapangan kerja dalam enam bulan ke depan.
Survei juga mencatat bahwa tekanan inflasi dipersepsikan relatif terkendali oleh masyarakat. Stabilitas harga kebutuhan pokok serta distribusi barang yang lancar menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan pemerintah dalam pengendalian harga dan dukungan terhadap sektor riil turut memperkuat optimisme konsumen.
Dari sisi kelompok pengeluaran, optimisme konsumen terlihat merata di berbagai segmen, terutama pada kelompok menengah ke atas. Namun demikian, perhatian tetap diperlukan pada kelompok berpenghasilan rendah yang cenderung lebih sensitif terhadap perubahan harga.
Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah juga akan terus ditingkatkan guna menjaga inflasi tetap rendah dan stabil, serta memperkuat daya beli masyarakat.
Ke depan, Bank Indonesia memandang optimisme konsumen akan tetap terjaga seiring dengan membaiknya aktivitas ekonomi domestik, stabilitas harga, serta meningkatnya kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional.
(nald)




