- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mewisuda 972 lulusan dari jenjang diploma hingga doktor dalam seremoni yang digelar di Dyandra Convention Center, Minggu (26/4). Prosesi dipimpin Rektor Siti Marwiyah dan dihadiri jajaran yayasan, dosen, orang tua, serta mitra industri dan pemerintah.

Ratusan lulusan tersebut berasal dari delapan fakultas, mencerminkan spektrum keilmuan yang luas mulai dari administrasi, ekonomi, teknik, komunikasi, hukum, hingga kesehatan. Komposisi ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja lintas sektor.

Rektor Siti Marwiyah

Dalam pidatonya, Siti Marwiyah menegaskan pentingnya pembelajaran berkelanjutan di tengah dinamika dunia kerja. Ia mendorong lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi sekaligus memperkuat kompetensi praktis. “Dunia kerja menuntut adaptasi cepat. Pendidikan formal harus dilanjutkan dengan pengembangan diri tanpa henti,” ujarnya.

Pesan serupa disampaikan Kepala L2Dikti Wilayah VII Jawa Timur, Dyah Sawitri. Ia menekankan bahwa lulusan perguruan tinggi tidak boleh hanya berorientasi sebagai pencari kerja, melainkan harus mampu menciptakan lapangan kerja baru, terutama di era digital.

ads

Sementara itu, Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek RI, Mukhamad Najib, menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan kampus untuk menjaga daya saing global. Ia mengapresiasi konsistensi Unitomo dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi pada pembangunan nasional.

Rektor Unitomo menilai wisuda tahun ini berlangsung dalam momentum krusial bonus demografi Indonesia. Dengan dominasi usia produktif, lulusan perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam menentukan arah pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bonus demografi adalah peluang sekaligus ujian. Dibutuhkan SDM yang adaptif, berani mengambil risiko, dan mampu membaca peluang,” tegasnya.

Target Serapan Kerja Dipercepat

Untuk menjaga relevansi lulusan, Unitomo memperkuat kurikulum berbasis kebutuhan industri, termasuk sertifikasi profesi dan integrasi isu strategis seperti ketahanan pangan dan transformasi ekonomi digital.

Data Pusat Karier dan Tracer Study (PKTS) menunjukkan 87 persen lulusan terserap kerja dalam waktu kurang dari enam bulan. Ke depan, kampus menargetkan percepatan signifikan dengan mayoritas lulusan bekerja dalam waktu kurang dari satu bulan setelah lulus.

Wisuda ini juga dihadiri sejumlah tokoh publik yang turut menjadi lulusan, seperti Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dan Ketua DPRD Bondowoso Achmad Dhafir. Kehadiran mereka memperkuat posisi Unitomo sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM di tingkat regional maupun nasional.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!