
Metro Times (Kendal) Warga Desa Poncorejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal Jawa Tengah, mengeluhkan jalan yang baru saja dibangun 2 bulan yang lalu, retak dan pecah.
Jalan tersebut berada di Dusun Kaumsari RT 03 RW 01 Desa Poncorejo dan baru bulan Agustus 2019 selesai dikerjakan dengan menggunakan Dana Desa (DD).
Melihat kondisi jalan seperti itu, Sudono warga setempat menilai pekerjaan yang dilakukan tidak maksimal meskipun menggunakan ready mix.
“Mungkin ada formula atau campuran yang kurang sehingga usia beton tidak lama,”ujar Sudono, Rabu (6/11/2019).
Hal yang sama juga dikatakan Zaenal, menurutnya jalan retak atau pecah di tengah ruas jalan sepanjang 50 meter tidak bisa diperbaiki dan harus dibongkar untuk di lakukan pengecoran ulang.
“Jalan pecah seperti itu ya harus dibongkar dan dilaukan pengecoran ulang, karena selain panjang, retaknya juga dalam,”ujar Zainal.
Dia juga mengatakan, sisi kiri dan kanan jalan yang sudah di cor tersebut, terlihat menggantung dan ada jarak dari tanah sekitar 1-2 centimeter.
“Pada bagian kanan dan kiri ruas jalan ada rongga, saya coba memasukan bambu bisa masuk hingga 2 meter dan ini jelas rawan retak atau pecah saat ada sepeda motor atau mobil yang melintas meski tonase rendah,”lanjutnya.
Sekeretaris Desa Poncorejo Muhammad Saiful Ulum mengatakan semua pekerjaan sudah memenuhi Standar Operational Prosedur (SOP). Namun, tidak mengetahui jika jalan yang baru saja selesai di lakukan pengecoran sudah retak.
“Nanti saya akan suruh TPK untuk mengecek kondisi yang pecah dan memintanya untuk segera bisa diperbaiki,” katanya.(Gus)




