
Metro Times (Magelang) Pengenalan kesenian tradisional kepada anak-anak dan remaja adalah investasi masa depan bagi tumbuhnya toleransi, persamaan, budi pekerti, serta pelestarian kebudayaan asli Indonesia, khususnya dalam hal ini Kota Magelang. Hal itu di sampaikannya Wakil Walikota Magelang yang sekaligus Bakal Calon (Balon) Walikota Magelang 2020-2025, Dra. Windarti Agustina, dalam sambutannya di acara kesenian tradisional di Kampung Kiringan Rt 1 Rw II, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Sabtu malam (1/2/2020) pukul 21.30 wib.
Di depan ratusan penonton dan pemain kesenian tradisional, seperti Gedruk, Jatilan Sekar Laras, Jatilan Ngesti Krido Mudo, Rogo Putro Widuro dan lain sebagainya, Windarti memberikan support dan semangat atas pelaksanaan kesenian tradisional. Bahkan ia berharap, kesenian tradisional bisa mengisi dan memeriahkan program Pemerintah Kota Magelang “Moncer Serius” dan bisa menyedot wisatawan untuk masuk di Kota Magelang.
“Kota Magelang memiliki banyak sekali macam seni dan pertunjukan sejak dahulu kala. Tiap daerah punya beragam kesenian yang membuat Kota Magelang mempunyai banyak hal unik, menarik dan kreatif. Untuk itu, adanya kesenian tradisional seperti ini bisa menyedot wisatawan untuk masuk ke Kota Magelang, dan juga bisa memeriahkan program Kota Magelang yaitu Moncer Serius,” terang Windarti.
Pesan Windarti, yang paling utama dari seni tradisi adalah eksotismenya. Hal yang sangat unik itu yang dicari di era kapitalisi seperti sekarang ini yang mengutamakan rating atau pemasukan dan keuntungan. Itu harus di manfaatkan misalnya seperi seni jatilan, gedruk dan beberapa kesenian tradisional lainnya yang masih bisa eksis.
“Rawatlah kesenian tradisional seperti gedruk, jatilan dan lainnya. Pemerintah Kota Magelang akan terus memberikan perhatian khusus kepada kesenian tradisional agar tetap terus bisa eksis untuk kemajuan Kota Magelang itu sendiri,” jelas Windarti.
Panitia pelaksanaan kesenian tradisional Kampung Kiringan Rw II, Kus menambahkan, hadirnya Wakil Walikota Magelang ke acara kesenian tradisional di Kampung Kiringan ini membuat spirit para pelaku kesenian tradisional disini. Ia menambahkan, acara ini adalah dalam rangka persiapan acara Rojaban (Rejeban) pada bulan April mendatang, dimana merupakan tradisi Murti Dusun / Murti Kampung. (rif)




