- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon, ) 30 April 2026 – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Auditorium Politeknik Negeri Ambon (Polnam) dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik, Kamis (30/4/2026). Sebanyak 169 lulusan resmi diwisuda pada Wisuda ke-XXI Program Diploma Tiga dan Sarjana Terapan.

Mengusung tema “Membangun Insan Vokasi Unggul Menuju Transformasi Energi Kawasan Kepulauan”, prosesi ini tidak sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi momentum penegasan peran strategis lulusan vokasi dalam pembangunan wilayah maritim, khususnya Maluku.

Vokasi Jadi Garda Terdepan Transformasi Energi
Dalam kuliah umum/orasi ilmiah, Marsekal Pertama TNI AU Anton Paragunan Pattimura menegaskan bahwa lulusan Polnam adalah “pencipta nilai” yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan di wilayah kepulauan.

Ia menyoroti pentingnya tiga pilar utama, yakni pengembangan sumber daya manusia, pendidikan vokasi, dan ketahanan nasional. Menurutnya, kekuatan bangsa tidak hanya terletak pada infrastruktur, tetapi pada kemampuan SDM dalam mengoperasikan, merawat, dan mengembangkan potensi tersebut.

“Struktur tanpa kompetensi hanyalah bangunan mati. Energi tanpa SDM yang mumpuni hanyalah potensi yang tidak bernilai,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia kini bergerak cepat menuju transformasi energi, industri, dan digital, sehingga lulusan vokasi harus tampil sebagai problem solver, bukan sekadar pengamat.
Haru Wisudawan: Perjuangan Orang Tua Tak Ternilai
Mewakili wisudawan, Nabila Fadiala menyampaikan kesan mendalam yang menyentuh hati. Ia mengajak seluruh lulusan untuk tidak melupakan perjuangan orang tua yang telah mengorbankan segalanya demi pendidikan anak-anaknya.

ads

“Hari ini kita berdiri bukan hanya karena usaha kita, tetapi karena doa yang tak pernah putus dari orang tua,” ujarnya dengan penuh haru.

Ia menegaskan, wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian untuk masyarakat dan pembuktian kualitas lulusan Polnam di dunia nyata.

Wakil Gubernur: Maluku Butuh SDM Unggul dan Industrialisasi
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dalam sambutannya menekankan pentingnya rasa hormat terhadap orang tua serta kontribusi nyata bagi daerah.
Ia mengungkapkan bahwa 93 persen wilayah Maluku adalah laut, namun selama ini belum sepenuhnya diperhitungkan dalam kebijakan anggaran nasional. Karena itu, perjuangan status Provinsi Kepulauan terus didorong agar mendapat perhatian yang lebih adil.

Selain itu, ia menyoroti peluang besar dari proyek strategis seperti Blok Masela, yang diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal, termasuk lulusan Polnam.

“Jangan hanya menjual bahan mentah. Kita harus masuk ke hilirisasi agar ada nilai tambah dan lapangan kerja,” tegasnya.

Direktur Polnam Pamit, Titip Harapan untuk Masa Depan
Direktur Polnam, Ir. Daddy Mairuhu, S.T., M.M., dalam sambutan terakhirnya menyampaikan rasa syukur sekaligus haru setelah hampir delapan tahun memimpin institusi tersebut.

Ia menegaskan bahwa capaian Polnam saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika, termasuk peningkatan kualitas akademik, pengembangan program studi, hingga kerja sama internasional.

“Ijazah yang saudara terima hari ini bukan garis akhir, melainkan pintu masuk menuju tanggung jawab yang lebih besar,” pesannya kepada para lulusan.
Ia juga menyampaikan estafet kepemimpinan kepada direktur terpilih, Marceau Haurissa, dengan harapan Polnam terus berkembang dan melahirkan generasi unggul.

Resmi Dilepas, 169 Lulusan Siap Berkarya
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Nomor 128/PL.13/G.KL/2026, sebanyak 169 lulusan dari berbagai program studi resmi dilepaskan, di antaranya Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Akuntansi, Teknik Informatika, hingga program studi berbasis migas dan perairan.

Para lulusan langsung menerima ijazah dan transkrip nilai pada hari yang sama, menandai komitmen Polnam dalam peningkatan layanan akademik.

Menatap Masa Depan
Wisuda ke-21 ini menjadi penanda lahirnya generasi baru insan vokasi yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di kawasan kepulauan.

Dengan bekal kompetensi, integritas, dan semangat inovasi, lulusan Polnam kini dihadapkan pada tantangan nyata untuk menjadikan potensi Maluku sebagai kekuatan ekonomi dan energi yang berdaya saing.

Seperti pesan yang menggema dalam prosesi wisuda hari itu:
masa depan bukan untuk ditunggu, tetapi untuk diciptakan. ( Tasya Patty )

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!