Sidang Pantukhirda 96 calon prajurit TNI AL di Kodaeral IX Ambon
Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas memimpin sidang Pantukhirda penerimaan calon Bintara dan Tamtama TNI AL di Ambon.
- iklan atas berita -

96 Calon Prajurit TNI AL Lolos Pantukhirda Kodaeral IX Ambon

METROTIMES, AMBON – Sebanyak 96 calon prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dinyatakan lolos Sidang Penentuan Akhir Daerah (Pantukhirda) penerimaan calon Bintara PK Pria dan calon Tamtama PK Gelombang III Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah Ambon. Para peserta yang lolos akan melanjutkan proses seleksi di tingkat pusat.

Sidang Pantukhirda tersebut dipimpin Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., di Gedung Manggala Loka Kodaeral IX, Halong, Kota Ambon, Jumat (16/10/2026).

Dari total 101 peserta yang mengikuti sidang, sebanyak 96 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan seleksi. Mereka terdiri atas 45 calon Bintara PK Pria dan 51 calon Tamtama PK TNI AL. Sementara itu, lima peserta lainnya dinyatakan belum memenuhi syarat.

96 Calon Prajurit TNI AL Lanjut Seleksi Tingkat Pusat

Pantukhirda merupakan tahapan akhir seleksi di tingkat daerah untuk menentukan calon prajurit yang memenuhi kualifikasi dan berhak mengikuti seleksi tingkat pusat di Lembaga Penyediaan Tenaga Angkatan Laut (Lapetal), Malang.

Dalam sidang tersebut, Dankodaeral IX bertindak sebagai ketua sidang. Ia didampingi Inspektur Kodaeral IX, Kapok Sahli Kodaeral IX, para Asisten Dankodaeral IX, serta Ketua Tim Pemeriksaan dan Pengujian Kodaeral IX.

ads

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, laporan sekretaris sidang, pengarahan ketua sidang, pemeriksaan dan pendalaman terhadap calon siswa, pembahasan hasil seleksi, hingga penutupan.

Proses tersebut menjadi bagian dari penentuan calon peserta yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan tahapan seleksi berikutnya di tingkat pusat.

Dankodaeral IX Tekankan Integritas Seleksi

Dalam arahannya, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas mengapresiasi tim dan panitia yang telah melaksanakan tahapan pemeriksaan serta pengujian calon prajurit.

Ia menegaskan bahwa integritas, objektivitas, dan profesionalisme harus menjadi prinsip utama dalam proses seleksi. Penerapan prinsip tersebut diperlukan untuk memastikan calon yang dinyatakan memenuhi syarat sesuai dengan standar kualifikasi TNI AL.

“Laksanakan pendalaman dan pemeriksaan secara cermat agar kita memperoleh calon-calon terbaik yang siap mengikuti seleksi tingkat pusat di Lapetal Malang,” tegasnya.

Dankodaeral IX juga mengingatkan peserta yang lolos seleksi daerah agar tetap menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi seleksi tingkat pusat.

Menurutnya, para peserta masih harus bersaing dengan calon lainnya dari seluruh Indonesia sehingga persiapan fisik dan mental tetap diperlukan.

Peserta yang Belum Lolos Diminta Tetap Semangat

Kepada peserta yang belum dinyatakan memenuhi syarat, Dankodaeral IX berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap menjaga semangat untuk mempersiapkan diri menghadapi kesempatan seleksi berikutnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerima hasil seleksi dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan apabila kembali mengikuti proses penerimaan prajurit TNI AL.

Kodaeral IX Dukung Rekrutmen Prajurit yang Transparan

Melalui pelaksanaan Pantukhirda ini, Kodaeral IX menegaskan komitmennya untuk mendukung proses rekrutmen prajurit TNI AL yang bersih, transparan, objektif, dan akuntabel.

Proses seleksi tersebut diharapkan dapat menghasilkan calon prajurit yang memenuhi standar kualifikasi, profesional, tangguh, serta siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Sebanyak 96 peserta yang lolos Pantukhirda Panitia Daerah Ambon selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat sesuai dengan ketentuan penerimaan calon Bintara dan Tamtama PK TNI AL Gelombang III Tahun Anggaran 2026.

Sumber: Dispen Kodaeral IX

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!