
METROTIMES ( Ambon ) Kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kepulauan Tanimbar kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai proyek industri skala besar, melainkan sebagai fajar baru bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Perubahan paradigma ini tidak lepas dari pendekatan humanis dan kerja keras jajaran TNI-Polri di bawah komando Pangdam XV/Pattimura, yang bergerak cepat bersinergi dengan langkah taktis Pemerintah Provinsi Maluku melalui Satgas Tim Terpadu.
​Lewat komitmen kuat dan pendekatan yang menyentuh hati, integrasi kerja antara Pemprov Maluku dan TNI-Polri berhasil menjembatani berbagai pihak. Dalam waktu yang relatif singkat, seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait kini bersatu padu mendukung penuh realisasi proyek vital ini.
​Sebelumnya, kekhawatiran dan ketidakpastian sempat membayangi sebagian warga terkait dampak pembangunan mega proyek ini terhadap ruang hidup dan tatanan tradisi mereka. Menyadari sensitivitas tersebut, Pemprov Maluku langsung tancap gas mengoordinasikan regulasi dan jaminan hak-hak masyarakat, sementara Pangdam menginstruksikan jajarannya untuk mengedepankan komunikasi sosial yang dialogis, persuasif, dan sangat menghormati kearifan lokal.
​Kolaborasi ini terlihat sangat kuat di lapangan. Ketika personel TNI-Polri turun langsung, tinggal bersama masyarakat, dan duduk bersila dalam kesetaraan bersama para pemangku adat, tim teknis dari Pemprov Maluku juga hadir membawa solusi konkret terkait administrasi dan program pemberdayaan. Di dalam kehangatan rumah-rumah warga, kedua instansi ini aktif mengedukasi mengenai dampak positif jangka panjang Blok Masela, sekaligus meyakinkan bahwa pembangunan ini tidak akan menggerus identitas mereka, melainkan mengangkat harkat dan kesejahteraan ekonomi keluarga di Tanimbar.
​Pangdam XV/Pattimura menegaskan komitmennya, “TNI-Polri hadir di Tanimbar bukan untuk membatasi ruang gerak masyarakat, melainkan untuk menjadi jembatan kebaikan dan memastikan bahwa kehadiran Blok Masela harus membawa berkah serta mengangkat harkat hidup warga lokal tanpa sedikit pun mencederai nilai-nilai adat yang luhur.” Ucapnya di Ambon, Kamis (4/6/2026).
​Kerja cepat Pemprov Maluku dalam memotong jalur birokrasi yang rumit serta sentuhan tulus TNI-Polri yang memuliakan tatanan adat tersebut membuahkan hasil yang sangat mendalam. Kehadiran kolaborasi kokoh ini mampu meruntuhkan kekhawatiran masyarakat, sehingga para tetua adat dan seluruh lapisan warga dengan sukarela membuka pintu, menyatukan hati, dan menyatakan kesediaan mereka untuk mendukung penuh pembangunan PSN Blok Masela.
​Keikhlasan masyarakat adat ini diperkuat oleh aksi nyata di lapangan. TNI-Polri terus mendampingi kebutuhan mendasar warga melalui berbagai kegiatan karya bakti, mulai dari renovasi fasilitas umum hingga program ketahanan pangan, yang berjalan selaras dengan program pembangunan infrastruktur daerah oleh Pemprov Maluku. Pendekatan yang saling mengayomi dan terintegrasi ini berhasil membangun rasa saling percaya yang kokoh, menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kemajuan Tanimbar adalah harapan yang harus diwujudkan bersama.
​Keberhasilan dalam merangkul hati rakyat, menyelaraskan aspek kultural, dan kecepatan pelayanan publik ini berdampak langsung pada kelancaran operasional di lapangan. Salah satu indikator paling nyata dari akselerasi positif ini adalah progres kerja Tim Terpadu percepatan PSN Blok Masela yang kini berjalan sangat mulus tanpa hambatan berarti. Pemprov Maluku, TNI-Polri, dan SKK Migas terbukti mampu menunjukkan sebuah blue print kerja sama yang solid, di mana fungsi regulator, pengamanan, dan sosial berjalan seiringan.
​Tanpa adanya gejolak sosial atau penolakan adat, tim teknis bersama instansi terkait dapat melakukan survei lapangan, pemetaan lahan, hingga koordinasi lanjutan secara efektif dan kondusif. Sinergi yang solid ini membuktikan bahwa ketika penghormatan terhadap masyarakat dan adat dikedepankan, serta didukung oleh respons cepat dari pemerintah daerah, segala potensi kendala sosial dapat dimitigasi dengan sangat indah.
​Langkah taktis Pemprov Maluku dan kepemimpinan visioner Pangdam XV/Pattimura dalam mendukung program pemerintah ini menempatkan kolaborasi keduanya bukan hanya sebagai pengawal program negara, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan di wilayah Maluku.
​Dengan runtuhnya tembok pembatas dan hadirnya dukungan total dari lembaga adat, pemda, serta seluruh lapisan masyarakat, jalan menuju kemandirian energi nasional melalui Blok Masela kini terbentang lebar. Kabupaten Kepulauan Tanimbar bersiap menyongsong era baru yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera, membuktikan bahwa kemanunggalan Pemprov, TNI-Polri, adat, dan rakyat adalah kunci utama suksesnya pembangunan bangsa. (Pendam 15)




