- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) — Perjalanan Yason Taufik Akbar tumbuh seiring lahirnya Program Studi Ekonomi Islam FEB Universitas Airlangga. Ia bukan hanya bagian dari angkatan pertama ketika program studi tersebut dibuka pada 2007, tetapi juga menjadi mahasiswa pertama yang lulus dan alumni pertama yang berhasil menembus Bank Indonesia melalui jalur Pendidikan Calon Pegawai Muda (PCPM) pada 2013.

Di tengah belum banyaknya referensi tentang prospek lulusan Ekonomi Islam saat itu, Yason memilih menempuh jalannya dengan serius. Ia menyelesaikan studi dalam tujuh semester dengan IPK di atas 3,75, masuk jajaran 10 wisudawan terbaik FEB UNAIR tahun 2011, serta menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada 2010.

Namun, kiprahnya tidak berhenti pada capaian akademik. Saat kultur organisasi di lingkungan Ekonomi Islam masih dalam tahap awal berkembang, Yason turut menjadi bagian pendiri Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam dan dipercaya sebagai Wakil Ketua pertama. Ia juga tercatat sebagai mahasiswa Ekonomi Islam pertama yang terpilih menjadi Ketua BEM FEB UNAIR.

Semangat membangun itu terus berlanjut setelah lulus. Pada 2011, atas dukungan Departemen Ekonomi Islam saat itu, Yason mendirikan Ikatan Alumni Ekonomi Islam FEB UNAIR (IKAEKIS) dan menjadi ketua pertamanya. Organisasi tersebut dibentuk bukan sekadar sebagai ruang nostalgia alumni, tetapi sebagai jembatan kontribusi bagi mahasiswa dan penguatan jejaring profesional lulusan Ekonomi Islam.

ads

“IKAEKIS kami bangun agar alumni tetap terhubung dan dapat terus memberi manfaat kepada mahasiswa serta program studi,” ujarnya.

Melalui IKAEKIS, berbagai program pengembangan mahasiswa dijalankan secara berkelanjutan, mulai dari sharing alumni, pelatihan kemampuan bahasa Inggris, mentoring karir, hingga program “Beasiswa Alumni” bagi mahasiswa yang membutuhkan. Jejaring alumni juga berkembang berbasis wilayah dan profesi, seperti IKAEKIS Jabodetabek, IKAEKIS Bank Indonesia, IKAEKIS OJK, IKAEKIS Akademisi, hingga IKAEKIS Pebisnis.

Karir profesional Yason di Bank Indonesia turut menunjukkan kontribusi yang luas dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Saat bertugas di Kantor Perwakilan BI Jawa Timur, ia menjadi salah satu penyusun program akselerasi ekonomi syariah daerah, termasuk menjadi PIC pembentukan SATU AKSES Jawa Timur melalui SK Gubernur tahun 2016 organisasi tingkat provinsi pertama di Indonesia yang secara khusus dibentuk untuk percepatan ekonomi syariah.

Ia juga terlibat dalam penyusunan konsep pengembangan bisnis antar-pesantren, program inkubator bisnis pesantren berbasis syariah, hingga pengembangan kewirausahaan santri bersama Kementerian Perindustrian RI. Salah satu momentum penting yang turut ia inisiasi adalah Deklarasi Kebangkitan Ekonomi Pesantren di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jombang bersama Gubernur Bank Indonesia dan pimpinan 17 pondok pesantren pada 2017.

Kontribusinya berlanjut di Aceh melalui penyusunan Masterplan Akselerasi Ekonomi dan Keuangan Syariah serta keterlibatan dalam penyusunan Qanun Lembaga Keuangan Syariah. Sementara di Sulawesi Selatan, ia turut menyusun draf percepatan ekonomi dan keuangan syariah daerah.

Program edukasi keuangan syariah yang dipimpinnya juga telah menjangkau lebih dari seribu peserta dan mendorong lahirnya Forum Dai Ekonomi Syariah serta Gerakan Jumat Ekonomi Syariah di Jawa Timur.

Di tengah berbagai penugasan tersebut, Yason tetap melanjutkan pengembangan akademiknya melalui studi S2 Islamic Finance di University of Dundee, Inggris. Ia lulus dengan predikat Distinction sekaligus meraih penghargaan Best Student dan Best Project.

Kini, sebagai Asisten Direktur Bank Indonesia, Yason mengemban tanggung jawab dalam penyusunan strategi pemberdayaan pelaku usaha syariah, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional, hingga percepatan pariwisata ramah muslim.

Bagi Yason, keberhasilan tidak berhenti pada capaian pribadi. Ia percaya setiap pencapaian harus mampu membuka jalan yang lebih luas bagi generasi berikutnya.

“Kesuksesan perlu dipersiapkan dengan visi, ikhtiar, dan doa agar sejalan dengan kepentingan akhirat,” pungkasnya.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!