
Metro Times (Kendal) Pemerintah Desa (Pemdes) Magelung Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal berencana mendirikan lapangan sepak bola baru pada awal tahun depan setelah lapangan sepak bola yang sebelumnya ada terdampak pembangunan tol trans jawa.
Kepala Desa Magelung, Slamet mengatakan, pembuatan lapangan sepak bola baru sengaja dilakukan Pemdes Magelung untuk mengoptimalkan potensi dari para pemuda desa yang tergabung dalam tim Magelung United dan para pemuda Lainnya yang menyukai olah raga sepak bola.
“Rencana pembuatan lapangan baru sudah pernah saya sampaikan saat pembentukan tim Magelung United, namun hal itu belum tersosialisasi ke masyarakat dengan baik,” kata Slamet saat ditemui di kantornya, jumat (2/8/2019).
Slamet juga menjelaskan, bahwa pada dasarnya Pemdes Magelung tidak mempunyai bengkok bondo deso yang bisa digunakan sebagai lapangan sepak bola, sedangkan keberadaan lapangan sepak bola yang terdampak pembangunan tol berada di lahan bengkok kades yang sengaja tidak digarapnya.
“Biar tidak menjadi informasi yang simpang siur, saya sampaikan bahwa Desa Magelung tidak mempunyai bengkok bondo deso, karena selama ini lapangan sepak bola lama itu berdiri di bengkok kepala desa bukan di bengkok bondo deso,” tandasnya.
Untuk mendukung kemajuan sepak bola di desanya, slamet selaku Kepala Desa akan membangun kembali lapangan sepak bola di lahan bengkok kepala desa yang masih ada, tepatnya disamping tol RT 1 RW 8 Dusun Dampakan dengan mengeluarkan Perdes perubahan dari bengkok kepala desa menjadi bengkok bondo deso.
“Bengkok Kepala desa itu posisinya terbelah oleh jalan tol, masih ada sisa 1,5 hektar bengkok kepala desa yang itu nanti akan kami jadikan lapangan sepak bola baru,” imbuhnya.
Untuk merealisasikan lapangan sepak bola baru yang juga sebagai fasilitas olah raga bagi warga, Pemdes akan segera mengeluarkan Perdes perubahan bengkok kepala desa tersebut, agar awal tahun lapangan sepak bola baru sudah terealisasi.
Sementara itu, Ngatno slah seorang tokoh pemuda Desa Magelung menyambut baik rencana pendirian lapangan sepak bola baru bagi warga Magelung.
“Rencana pendirian lapangan baru ini patut kita apresiasi dan kita dukung, karena warga Magelung, khususnya tim Magelung United tentu sangat menginginkan adanya tempat yang bisa digunakan sebagai fasilitas olah raga,” katanya.
Ngatno juga menyampaikan terkait persoalan lapangan memang selama ini menjadi pembahasan oleh para pemuda di masing masing dusun dan juga di media sosial seperti faceebok.
“Saya berharap kepada semua pihak untuk bisa bersabar dan tentunya bermusyawarah bersama untuk menjadi mufakat dan tidak menimbulkan informasi hoaks,” ujarnya.
Ajakan kepada semua pemuda untuk bersatu sehingga bisa guyup rukun antar sesama demi kemajuan desa, khususnya dalam bidang olahraga juga disampaikan Ngatno.
“Mari, bagi para pemuda Magelung yang belum bergabung dalam tim Magelung United supaya bisa bergabung bersama untuk kemajuan desa terutama dibidang olahraga dan bidang lainnya,” pungkasnya.(Gus)





