

MetroTimes (Surabaya) – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan melalui kegiatan Baksos’e Suroboyo yang digelar di Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Berbagai layanan sosial diberikan secara gratis kepada masyarakat, mulai dari pembagian paket sayur dan nasi kotak, pemeriksaan kesehatan, potong rambut gratis, santunan anak yatim, hingga penyaluran mushaf Al-Qur’an.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Lakarsantri, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), perguruan tinggi, komunitas salon, serta berbagai elemen masyarakat.

Camat Lakarsantri, Iin Trisnoningsih, S.STP., M.Si., mengatakan kegiatan bakti sosial ini sangat membantu masyarakat karena menghadirkan berbagai layanan yang memang dibutuhkan warga.
“Fokus kegiatan ini adalah memberikan bantuan langsung kepada masyarakat melalui penjualan paket sayur dan nasi kotak dengan harga terjangkau, pemeriksaan kesehatan, hingga potong rambut gratis. Seluruh layanan ini sangat dibutuhkan warga sehingga mendapat sambutan yang sangat baik,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya di Kelurahan Sumur Welut tetapi juga menjangkau seluruh kelurahan di Kecamatan Lakarsantri.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin di Kota Surabaya, khususnya di Kecamatan Lakarsantri. Semoga ke depan seluruh kelurahan dapat menjadi lokasi pelaksanaan bakti sosial sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manajer Komunikasi Korporat dan Hubungan Eksternal PT Terminal Petikemas Surabaya, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi kepada Baksos’e Suroboyo atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan sosial tersebut.
Menurutnya, kegiatan di Lakarsantri merupakan kontribusi sosial kedua yang diberikan PT Terminal Petikemas Surabaya setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Pakal.
“Kami mengapresiasi Baksos’e Suroboyo yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ini merupakan partisipasi kedua kami setelah sebelumnya di Kecamatan Pakal. Mudah-mudahan kami dapat terus mendukung kegiatan serupa di kecamatan lainnya,” ujarnya.
Selain menjalankan program sosial kepada masyarakat, PT Terminal Petikemas Surabaya juga terus melaksanakan program pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove.
“Hingga saat ini kami telah menyalurkan sekitar 7.000 bibit mangrove dari total 10.000 bibit yang disiapkan. Sisanya akan disalurkan sesuai arahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya,” jelasnya.
Ia berharap dukungan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta membantu warga yang membutuhkan.

Ketua Baksos’e Suroboyo, Drs. Bambang Udi Ukoro, M.Si., mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kegiatan sosial di berbagai wilayah Surabaya.
“Kami bersyukur kegiatan di Kelurahan Sumur Welut berlangsung meriah dan mendapat dukungan dari PT Terminal Petikemas Surabaya, Pemerintah Kecamatan Lakarsantri, serta seluruh jajaran kelurahan. Semoga kehadiran kami benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama, dilanjutkan pemberian mushaf Al-Qur’an, santunan anak yatim, potong rambut gratis oleh komunitas salon, pemeriksaan kesehatan dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, grebek kampung, hingga hiburan yang disambut antusias warga.
Dalam kegiatan tersebut panitia menyiapkan sekitar 200 paket Dokar Show yang berisi berbagai kebutuhan pangan, seperti sayur bening, sayur asem, sayur lodeh, aneka tumisan, serta lauk berupa telur, tempe, dan tahu. Selain itu juga dibagikan 100 nasi kotak kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan relawan, Baksos’e Suroboyo diharapkan terus menjadi gerakan sosial yang mampu memperkuat kepedulian, membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM di berbagai wilayah Kota Surabaya.
(nald)




