
MetroTimes (Surabaya) – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Jawa Timur terpilih periode 2026–2031, Hj. Ufiq Zuroida, S.E., menegaskan kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan konsolidasi organisasi sebagai langkah awal sebelum menjalankan berbagai program strategis di bidang perlindungan perempuan dan pemberdayaan ekonomi melalui sektor UMKM.

Hal tersebut disampaikan Ufiq usai ditetapkan sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Jawa Timur dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Perempuan Bangsa Provinsi Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi fondasi utama agar seluruh program Perempuan Bangsa dapat berjalan efektif hingga tingkat kabupaten dan kota. Dalam waktu dekat, sekitar 38 kabupaten/kota di Jawa Timur akan melaksanakan konferensi cabang untuk memilih kepengurusan baru.
“Yang pertama akan kami lakukan adalah merapikan struktur organisasi di seluruh kabupaten dan kota. Setelah itu kami melakukan konsolidasi kekuatan dan jaringan organisasi agar Perempuan Bangsa semakin solid dan siap menjalankan berbagai program kerja,” ujar Ufiq.
Setelah penguatan organisasi, Perempuan Bangsa Jawa Timur akan memfokuskan perhatian pada perlindungan perempuan dan anak. Menurut Ufiq, berbagai persoalan seperti kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, hingga penguatan ketahanan keluarga masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Untuk itu, Perempuan Bangsa akan memperkuat peran Gria Cinta Keluarga, sebagai sayap organisasi yang bergerak dalam pendampingan dan perlindungan keluarga.
“Kami ingin terus menguatkan isu-isu perempuan, termasuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui Gria Cinta Keluarga, kami berharap dapat menghadirkan keluarga yang sehat, aman, dan bahagia,” katanya.
Selain itu, pemberdayaan ekonomi perempuan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi salah satu program prioritas kepengurusan baru. Ufiq menilai mayoritas anggota Perempuan Bangsa di daerah merupakan pelaku UMKM yang membutuhkan pendampingan agar usahanya berkembang.
Ia menjelaskan, Perempuan Bangsa akan memberikan pelatihan digital marketing, penguatan strategi pemasaran, peningkatan kualitas kemasan produk (packaging), hingga membuka akses pasar bagi produk-produk UMKM perempuan.
“Banyak perempuan mampu menghasilkan produk yang baik, tetapi mengalami kendala dalam pemasaran. Karena itu kami akan hadir memberikan pembinaan, termasuk digital marketing dan pengembangan produk agar UMKM perempuan semakin maju dan mandiri,” jelasnya.
Ufiq menambahkan, program-program Perempuan Bangsa nantinya akan disusun berdasarkan karakteristik masing-masing wilayah di Jawa Timur. Kawasan Pantura, Tapal Kuda, Mataraman hingga Madura akan dipetakan sehingga setiap daerah memperoleh program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya.
Menurutnya, pendekatan berbasis wilayah akan membuat setiap program lebih tepat sasaran sekaligus mampu menjawab persoalan yang dihadapi perempuan di masing-masing daerah.
Di sisi lain, Perempuan Bangsa juga akan terus memperkuat basis kader perempuan sebagai bagian dari upaya mendukung perjuangan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghadapi agenda politik mendatang.
“Kami ingin membangun organisasi yang semakin solid dan mampu melipatgandakan kekuatan perempuan di Jawa Timur, sebagaimana pesan Ketua Umum PKB, Gus Muhaimin, agar seluruh kader terus bekerja untuk meningkatkan kemenangan partai,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Ufiq menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah membangun fondasi organisasi. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet perjuangan dengan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat di Jawa Timur.
“Semoga Perempuan Bangsa Jawa Timur semakin kuat, semakin solid, dan semakin besar kontribusinya dalam memberdayakan perempuan serta mendukung pembangunan di Jawa Timur,” pungkasnya.
(nald)





