- iklan atas berita -

 

 

MetroTimes (Surabaya) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Timur mendorong pengembangan ekonomi syariah sekaligus penanaman nilai-nilai ketakwaan dan karakter positif generasi muda melalui kompetisi menulis dan kaligrafi yang diikuti 30 peserta.

Deputi Direktur BI Provinsi Jawa Timur, Agung Budilaksono

Deputi Direktur BI Provinsi Jawa Timur, Agung Budilaksono, mengatakan kompetisi tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan menulis dan seni kaligrafi, tetapi juga menjadi sarana menyampaikan pesan kebaikan dan menginspirasi masyarakat.

Menurut Agung, pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur, Pulau Jawa, hingga tingkat nasional perlu didukung berbagai kegiatan yang mampu membangun kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai positif dalam kehidupan.

ads

“Kami berharap dan yakin bahwa teman-teman di sini memiliki nilai-nilai positif dan pesan-pesan yang bisa disampaikan melalui karya. Ini bisa menjadi bagian dari ibadah kita karena mengajak atau menginspirasi kebaikan kepada orang lain,” ujarAgung.

.Ia menegaskan, melalui kompetisi menulis dan kaligrafi, para peserta diharapkan tidak hanya menghasilkan karya yang indah, tetapi juga mampu menyampaikan makna dan pesan moral yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tidak Sekadar Menang, Proses dan Sportivitas Jadi Penilaian

Agung menyampaikan apresiasi kepada 30 peserta yang telah mengikuti kompetisi, dewan juri yang memberikan penilaian, serta para guru dan pendamping yang mendukung keikutsertaan peserta.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah kompetisi tidak semata-mata diukur dari hasil akhir atau siapa yang keluar sebagai pemenang. Keseriusan, semangat berkompetisi, proses belajar, dan sportivitas juga menjadi hal penting yang patut dihargai.

“Kami tidak hanya menghargai hasil lomba ini, tetapi juga keseriusan teman-teman semua dan sportivitas. Di sini semuanya mendapatkan fasilitas yang sama, tempatnya sama, kanvasnya juga sama, dan alat yang didapatkan juga sama,” ungkapnya.

Karena itu, Agung mengajak peserta untuk menikmati setiap tahapan kompetisi dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk terus berkembang.

Ia berharap para peserta tidak berkecil hati apabila belum memperoleh hasil sesuai harapan. Sebab, pengalaman mengikuti kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk kemampuan dan karakter mereka.

Peserta Berpeluang Menjadi Dewan Juri Masa Depan

Lebih lanjut, Agung menyampaikan optimisme bahwa 30 peserta memiliki potensi untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang membanggakan, baik bagi diri sendiri, sekolah, maupun orang tua.

Menurutnya, proses belajar yang dijalani secara berulang akan memberikan pengalaman berharga bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri.

Bahkan, peserta yang saat ini mengikuti kompetisi bukan tidak mungkin suatu saat akan memiliki kapasitas menjadi dewan juri dalam kegiatan serupa.

“Ke depan, teman-teman yang sekarang menjadi peserta bisa saja berubah menjadi dewan juri nantinya. Ini tentu menjadi sesuatu yang sangat membanggakan bagi diri sendiri, sekolah, dan juga orang tua,” katanya.

Ia berharap kompetisi menulis dan kaligrafi tersebut dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, memperkuat karakter, serta menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui karya.

Menutup sambutannya, Agung menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan. BI Jatim berharap kompetisi tersebut berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta maupun pihak yang terlibat.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama peserta, dewan juri, dan para pendamping di depan panggung.

Melalui kegiatan ini, BI Jatim berharap pengembangan ekonomi syariah dapat berjalan beriringan dengan pembentukan generasi muda yang kreatif, berkarakter, menjunjung sportivitas, serta mampu menyampaikan nilai-nilai kebaikan melalui seni dan literasi.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!