
Metro Times (Kota Magelang) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama mitra strategis, termasuk Komisi XIII DPR RI dan pemerintah daerah, menggelar Diskusi Panel bertajuk “Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Masyarakat”. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran relawan dalam menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan pelajar SMA se-Kota dan Kabupaten Magelang.
Direktur Evaluasi BPIP, Elfrida Herawati Siregar, menekankan pentingnya kolaborasi multisektor dalam membumikan Pancasila. Hal itu dikatakannya di depan 300 pelajar SMK / SMA se-Kota dan Kabupaten Magelang di Atria Hotel Kota Magelang, Sabtu (19/7/2025).
“Magelang dipilih karena potensi pemudanya yang besar dan komitmen daerah dalam mengimplementasikan Pancasila. Melalui relawan, kita harapkan nilai-nilai kebajikan seperti gotong royong dan keadilan bisa menjadi gaya hidup,” ujarnya.
Vita Ervina, Anggota Komisi XIII DPR RI, dalam paparannya menyatakan,
“Kolaborasi BPIP dan DPR RI bukan sekadar program seremonial, tetapi aksi nyata untuk mengembalikan roh Pancasila di tingkat akar rumput. Melalui gerakan relawan kebajikan, kita buktikan bahwa Pancasila bisa menjadi solusi atas masalah sosial, seperti intoleransi dan kesenjangan,” kata Vita Ervina.
Ia menambahkan,
“Pemuda Magelang adalah contoh nyata bagaimana nilai gotong royong dan keadilan bisa dihidupkan melalui aksi konkret, seperti bakti sosial dan pendidikan karakter,” imbuhnya.
Prof. Dr. Badrun Alaena, M.Si., Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, menegaskan bahwa Pancasila adalah common platform yang mempersatukan kita di atas keragaman. Tantangan terbesar saat ini bukanlah merumuskan ulang ideologi, tetapi menjadikannya living ideology yang dihirup setiap hari oleh generasi muda.
“Jika Pancasila hanya diajarkan di kelas tanpa praktik, ia akan mati. Inilah mengapa gerakan relawan kebajikan ini penting: mereka adalah role model yang mengubah nilai menjadi tindakan,” terangnya.
Perwakilan Pemda Magelang, Sakir, S.Sos. (Ketua DPRD Kabupaten Magelang) dan Evin Septa Haryanto Kamil, S.H. (Ketua DPRD Kota Magelang), menyampaikan komitmen daerah dalam mengimplementasikan Pancasila.
“Pemda Magelang berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai panduan kebijakan, mulai dari anggaran pendidikan hingga program kepemudaan. Contohnya, kita integrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum muatan lokal sekolah,” jelas Sakir.
Sementara itu, Evin menambahkan, bahwa Relawan Kebajikan adalah ujung tombak. Ia mendukung mereka dengan pelatihan dan fasilitas, karena pemuda yang paham Pancasila adalah investasi terbesar untuk masa depan daerah.
Kegiatan ini juga melibatkan tanya jawab interaktif dengan hadiah bagi peserta teraktif, pembagian voucher belanja, serta praktik langsung Salam Pancasila.
Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan untuk narasumber dan foto bersama, simbol komitmen kolektif dalam memperkuat Ideologi Pancasila. (rif)




