Metro Times (Surabaya) – BPJS Ketenagakerjaan cabang Rungkut Surabaya memperingati Hari Buruh sedunia dengan memakai baju yang tidak seperti biasanya, yaitu baju adat dan lainnya. Dan juga memberi makanan camilan sederhana selama tiga hari kepada masyarakat yang mengurus BPJS Ketenagakerjaan.
“Di hari buruh ini kami ingin buruh lebih sejahtera dan kami akan konsisten memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat pekerja, sebagai komitmen kami kepada pekerja,” tutur Oki W Gandha S. Sos, MM. kepada media diruang kerjanya. Jumat (4/5).
Oki W Gandha menyapa dengan ramah setiap peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengurus klaim maupun minta informasi di kantor cabang Surabaya Rungkut.
Dijelaskan Oki W Gandha, pada tahun ini ada peningkatan perusahaan dan anggota kepesertaan. Terlebih lagi, adanya jaminan pensiun, diharapkan bagi perusahan-perusahaan yang belum mengikuti progam ini, segera ikutan. Program pensiun ini sangat penting bagi karyawan nantinya, ketika sudah tidak bekerja lagi.
Menurutnya, tahun ini menargetkan ada penambahan tenaga kerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 53.000 dan 1.259 perusahaan.
BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melindungi para kerja penerima upah, yang bekerja secara formal di perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) maupun CV saja.
“Kami berusaha menyadaran para pekerja akan pentingnya menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, karena mereka belum asuransi minded. Kami melalui asosiasi, lembaga pemerintah daerah melakukan sosialisasi menyadarkan masyarakat akan pentingnya jaminan sosial itu. Kami tidak pernah berhenti,” ucapnya
Demikian halnya dengan tukang ojek maupun nelayan yang hilang ketika melaut untuk menangkap ikan. “Saya juga baru tahu, nelayan yang mengikat kapal (di pantai-red), seringkali terbentur badannya dan mengalami luka dalam. Itu ketika saya di Blitar, nelayan meninggal dunia mendapatkan santunan Rp 24 juta. Keluarganya terbantu, padahal nelayan itu belum lama menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Oki W Gandha.
Kejadian serupa terjadi pada SPBU yang meledak di Berbek, beberapa waktu lalu.
“Kami memberikan santunan sebesar Rp 283 juta lebih,” tandasnya.
Dengan adanya santunan ini bisa membantu mengurangi beban hidup keluarga almarhum. Musibah ini dapat menggugah kesadaran pekerja maupun perusahaan yang belum daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk segera daftar.
Lidya, peserta BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut , mengatakan, pihaknya merasa senang disapa dengan ramah oleh staf, karyawan dan Kepala Cabang Rungkut.
“Sejauh ini pelayanan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat sudah bagus. Namun demikian, ke depan pelayanan yang diberikan BPJS bisa ditingkatkan lagi,” katanya.
“Kalau terjadi kecelakaan, sudah ada dana santunan. Proses klaim dan pelayanan cepat, kalau ditelepon mudah dan ditangani dengan baik oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Lidya, warga di Surabaya Timur ini.
Lanjut Lidya, belum ada kendala yang dirasakan dalam mengurus BPJS Ketenagakerjaan ini. “Saya belum merasakan adanya kendala. Mudahan-mudahan tidak ada ya,” pintanya.(nald)




