- iklan atas berita -

Metro Times,(Purworejo), DEKOPINDA Kabupaten Purworejo mengusulkan agar Koprasi abal abal didaerahnya segara ditutup. demikian penjelasan Widodo Solikoe disela sela pameran produk UMKM di Alun-Alun Purworejo pada tanggal 12 Juli 2017.

Widodo Solikoe selaku Ketua Bidang Advokasi dan Sosialisasi Dekopinda Kabupaten Purworejo adalah penanggung jawab pameran prodak UMKM yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi Perdagangan dan UMKM Kabupaten Purworejo.

Pameran diselenggarakan untuk menyambut 70 tahun Hari Koperasi menurut Widodo, cara bekerja Koperasi abal abal sudah melanggar UU No 25 tahun 1992 ,yakni Koperasi merupakan lembaga dengan azas gotong royong dan demi kesejahteraa anggota. Koperasi abal abal sudah menyalahi prosudur dan koperasi tersebut akhirnya jadi Bank Plecit yang hakekatnya sudah menjerat nasabah.

Dari sekitar 160 koperasi yang aktif di Purworejo , 14 diantaranya masuk dalam katagori koperasi abal abal.
Dekopinda ingin koperasi kembali kejati dirinya koperasi itu semdori.
Bukan rentenir yang berkedok Koperasi, tegas Widodo Solikoe.

Sementara itu,Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi ,Perdagangan dan UMKM ,Dra Titik Mintarsih MM, menjelaskan, bahwa jumlah UMKM di Purworejo tercatat sebanyak 22,330. UMKM terbanyak diwilayah Kecamatan Purworejo, demikian UMKM bisa mendapat perlindungan khusus.

ads

Saat sekarang UMKM terbanyak bergerak dibidang gula kelapa,diantaranya berupa gula semut atau gula kristal.
Desa Kemanukan merupakan terilis UMKM dibidang batik. Saat ini sedang dicari motif batik khas Purworejo. sebab sekarang masih banyak motif batiknya berkembang.

Kemungkinan batik conthag merupakan motif batik yang paling tepat untuk batik khas Purworejo, tetapi hal itu belum ada ketetapanya ,ujar Titik Mintarsih.

Kabid UMKM berharap seragam PNS dan anak anak sekolah dapat menggunakan batik khas Purworejo.
Dengan cara tersebut UMKM akan dapat hidup dan berkembang.

Pameran prodak UMKM di alun alun Purworejo diikuti oleh 30 anggota UMKM dari berbagai Kecamatan di Purworejo. Dalam kegiatan itu ,Widodo Solikoe sebagai penanggung jawab pameran didampingi oleh Siti Nurhayati Kabid Permodalan Dekopinda Kabupaten Purworejo.(Daniel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!