kiri -kanan bawah: Pst. Hevron Daniel, M.PdK, Pst. Hendrik,M.Th. Dr. Daud Devy, Prof. Wenny Bersama Pimpinan Redaksi Metro Times Bpk. Djefry H.Latuhihin dalam acara Wisuda Khusus Penganugrahan Gelar Doktor Honoris Causa (DR.Hc)
- iklan atas berita -

Oleh : ( Dr. Daud Leunufna)

(Tajuk)MetroTimes.Para anggota dari sebuah perusahaan penerbitan Inggris baru-baru ini duduk bersama untuk makan malam tahunan mereka di Exeter Hall. Ada lebih dari dua ribu mitra di meja. Itu adalah pemandangan yang aneh untuk melihat bahwa kerumunan besar laki-laki yang menyadari bahwa mereka adalah satu perusahaan. Mereka telah mengadopsi rencana untuk membuat semua karyawan mitra, dan telah bekerja paling berhasil.
Berita ini membuka pikiran kita kepad asuatu hubungan yang lebih tinggi. Pekerjaan kita untuk Tuhan adalah kemitraan yang besar. “Kami adalah buruh bersama-sama dengan Allah.” Ketika Tuhan Yesus berada di bumi, Dia selalu menyatakan bahwa pekerjaan-Nya dilakukan dalam kemitraan dengan Bapa-Nya. “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, dan saya bekerja.” “Bapa yang diam di dalam Aku ia berbuat bakti karya.” Dan Dia mengajarkan murid-murid-Nya bahwa pekerjaan mereka harus dalam kemitraan serupa dengan-Nya. “Dia yang percaya di dalam Aku karya-karya yang saya lakukan akan dia lakukan juga
Yesaya dipanggil dari kehidupan yang sedang krisis (dosa).Ia berada di tengah bangsa yang sedang krisis mental. Allah tidak memanggil kitakarena suatu kebaikan atau kelebihan.Allah memanggil dan memilih kitauntuk melayani pekerjaanNya karena AnugrahNya (bandingkanYoh. 16:15).

Yesaya menyadari bahwa ia najis bibir dan hidup di tengah bangsa yang najis/berdosa akan tetapi Allah merestorasi/mengampuni dan mengkuduskan nya dan mengutusnya Kita semua adalah orang-orang SUPERR = Sudah Pernah Rusak, akantetapi Allah megampuni dan merestorasi kita lalu mengutus kita ke Ladang-Nya.
Apa makna dari pertanyaan Siapa yang akan kuutus dansiapa yang mau pergi untuk Aku”?Allah menghargai kehendak bebas kita, Allah ingin mendengar dari mulutmu yang merupakan pancaran hati nuranimu.Bila anda merasatelah diselamatkan dan dikuduskan Allah anda pasti dengan penuh kerelaan mengatakan: “Iniaku, utuslah aku”. Yesaya memiliki tanggapan yang jelas:
a. Kesadaran diri
b. Rasa syukur / terimakasih
c. Relamelakukansesuatubagi Allah
d. Hanya orang yang merasa berterima kasih kepada Allah, yang dapat meresponi Allah secara positif. Menjadi hamba Allah mengundang resiko yaitu: harus mengasihi dan rela berkorban

Pengertian Partner
Partner atau mitra yang juga disebut dengan jodoh, adalah berpasangan untuk melakukan sesuatu usaha atau pekerjaan.Bermitra dapat memberikan keuntungan yang sangat besar karenaada orang lain yang menemani dan selalu memberikan dorongan. Kita yang telah dipanggil Tuhan untuk melayani, jangan putus asa karenaTuhanYesus selalu membimbing danmemberikan kemenangan selalu.
Dalam Amanat Agung, TuhanYesus telah berjanji bahwa Ia akan menyertai mereka yang melayani di ladang-Nya. Penyertaan yang Ia berikanbersifat kekal dan berkualitas tinggi. Menjadi rekankerjaTuhan adalah sesuatu yang patut dibanggakan.Mengapa, karena kepada siapa kita membangun hubungan.Jika saya mempunyai hubugan akrab dengan bapak Presiden Indonesia maka tentunya muncul suatu kebanggaan yang luar biasa, apalagi bermitra dengan Tuhan pencipta semesta langit bumi.

Hal-hal Penting dalam kemitraan
1. Sikap saling percaya. Hubungan kerja akan retak jika sikap saling percaya telah pudar. Allah mengutus kita karena Ia mempercayai tugas dan tanggung jawab untuk kita kerjakan dengan penuh tanggung jawab. Namun kadang-kadang kita tidak mempercayai pemeliharaan, kuasa dan penyertaan-Nya. Jika kita menengok sebentar pada konteks pasangan hidup, maka kita dapat melihat bahwa banyak pasangan yang akhirnya bercerai karena sudah tidak lagi saling percaya. Tuhan mau kita percaya dan mempercayakan diri kepada-Nya
a. Membangun hubungan: Apa yang Tuhan Kehendaki pada mitra-Nya. Memiliki Visi dan Misi yang sama. KetikaYesaya dipanggil Tuhan maka Ia mensharekan Visi dan Misi-NyakepadaYesaya. Yesaya di suruhTuhan untuk melihat bahwa ada sebuah bangsa yang perlu di layani dan diselamatkan. Kemitraan tidak dapat berjalan dengan baik bahkan akan berhenti jika visi dan misi tidak sinkron. Visi Kristus bagi kita adalah ”Jadikan semua bangsa muridTuhan“
b. Hidup dan melayani dalam kekudusan. Seorang mitraTuhan yang telah disucikan Tuhan dan diutus dalam Ladang-Nya di harapkan tetap menjaga kekudusan yang Tuhan telah Anugrahkan. Ada banyak hambaTuhan yang tidak menjaga kekudusannya dengan hidup dalam perzinahan dan perbuatan daging lainnya.
c. Kerendahan hati. Alkitab dengan tegas mengatakan bahwa Allah membenci orang yang sombong. Filosofi yang sering kita dengar adalah, air selalu mengalir dari tempat tinggi kerendah. Tuhan akan memakai dan memberkati orang yang hidup dalam kerendahan hati.
d. Mau bekerja keras. Dalam kemitraan bisnis sekuler misalnya sangat jelas yang dituntut dari mitra lainnya adalah kerja keras dan kerja SMART. Allah pun demikian. Ia mau kita yang telah dipanggil untuk melayani harus memiliki semangat yang tinggi, jangan mudah putus asa. Memang banyak tantangan dalam pelayanan dan bisnis namun jangan mundur bahkan sampai titik darah penghabisan. Tuhan berjanji akan memberikan tanggun jawab yang lebih besar bagi mereka yang setia dalam perkara kecil. Ketika kita pulang keSurga, mahkota telah tersedia bagi kita semua yang tetap melayani Dia dengan sukacita.
e. Siap menerima resiko. Melayani Tuhan bukan tanpa resiko, bahkanTuhan katakan bahwa ikut Dia harus siap menyangkal diri dan pikul salib. Tidak mudah menjadi mitra Tuhan tapi indah menjadi mitra-Nya. Orang akan memusuhi kita karena nama Kristus namun berbanggalah karena Tuhan tidak pernah tinggalkan kita semua.
Saudara terkasih, Tuhan Yesus telah berkata, siapa yang akan kuutus? Berilah jawaban positif bagi-Nya.Kepada rekan-rekan hamba Tuhan gembala maupun penginjilan atau apapun pelayanan yang Tuhan percayakan Menjadi mitraTuhan itu sangat indah danmenyenangkan.

ads

Meneladani kehidupan Tuhan Yesus akan menjadi motivasi tersendiri bagi kita. Tuhan Yesus yang walaupun mengalami banyak tantangan dalam pelayanan-Nya namun Ia tetap semangat sampai mengakhiri pelayanan itu dengan baik. God bless you.

Editor : Jaques Antonius Latuhihin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!