- iklan atas berita -

Metro Times (Surabaya) – Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan  dan Dinas Perhubungan Jatim memandang perlu menyamakan persepsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengurangi rawan kecelakaan. Dengan mengadakan Rapat koordinasi Perkeretaapian dengan tema ‘Keselamatan Perkeretaapian dan Peran Pemerintah Daerah’ di Hotel Santika Surabaya, Selasa (21/11).

Ditjend Perkeretaapian mengapresiasi Dishub Provinsi Jawa Timur sudah menginisiasi pelaksanaan Rakor keselamatan perkeretaapian. “Tujuan utama kita adalah menyelamatkan anak bangsa yang saat ini jadi korban di perlintasan kereta api yang tidak berijin. Hampir tiap hari kecelakaan di perlintasan sebidang yang jumlahnya  bertambah,” papar Edi Nursalam Direktur Keselamatan, Ditjend Perkeretaapian.

Masih banyak perbedaan persepsi diantara pemangku kepentingan sehingga banyak pekerjaan yang belum dikerjakan.

asalnya yang berbakti jalan ini masih belum Siapa yang pernah memasang rambu-rambu renang masang pintu perlintasan ini masih masih ada perbedaan persepsi tadi lumayan kita sudah Berikan penjelasan dan kita juga ada buat semacam kesepakatan no dan ini bisa menambah apa namanya kejelasan lah Agamaku kawan-kawan walaupun kita sudah berulang-ulang kita lakukan hanya menunggu dan keselamatan di kelas 93 makin meningkat sudah ada persyaratan teknis nya 10 unit harus ada pintu harus ada banyak yang harus diperbaiki dirawat selama ini yang kita jaga jumlah 1194 3600 yaitu 4600 itu sama sekali nggak Ada petugas Indonesia aja ya solusi itu 4600 gak ada isinya mari kita rapatkan pindah-pindah dibangun sendiri oleh masyarakat dan difasilitasi juga oleh pemerintah Kabupaten Kota ya kalau yang provinsi Samsun itu sudah banyak masalah di kabupaten kota mereka bangun sendiri malah pakai Dana Desa ya kalau mereka yang minimal diamankan jangan sampai masyarakat jadi korban gara-gara dia membuat dia lagi ke depan yang pertama kita semuanya jumlahnya kalau kita gak berani ya sudah Minimal kita amankan jangan sampai orang jadi korban kecelakaan di berita SBY dan tanggung jawab penyelenggara negara kita dibilang ini negara ini belum hadir nih di perlintasan sebidang masih banyak korban masa kita berak terus inisiatif daripada Timur Nomor dan bisa mewujudkan impian kita teguh Waduk saya angka yang ini saya ngga ini ya tapi memang tadi cuma ya kalo kecelakaannya sih itu hampir tiap hari tadi gak ada yang minat arti dari bulan Januari sampai bulan Agustus itu jumlah kejadiannya 266 jadi arti hampir tiap hari ya kalau korban biodata kita dari PTKI itu korban di jalur kereta api yaitu 70 orang per hari per per bulan berkurang 2 orang per hari tandanya diperintahkan masuk di jalur orang ketabrak kereta masih melakukan peran studi kelayakan liability dan Saika ini dalam apa namanya di Jalur yang memang direncanakan itu ada 2000an berita sidang yang harus ditutup karena kalau sudah cepat ini gak bisa lagi yang di bidang wajib ditutup sekarang pemerintahan yang gak ngantuk Mangkubumi masakan berapa di Jawa Timur
Bina Marga ya ini di dalam rangka menyamakan persepsi persepsi itu kita agar ada program bersama di dalam menjamin keselamatan di perlintasan ok

ads

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!