- iklan atas berita -

Metro Times, (Purworejo), Guna mengantisipasi penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh para supir atau pengemudi angkutan, belasan Supir Bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) yang datang di Terminal Induk Purworejo menjalani tes pemeriksaan kesehatan. Tes pemeriksaan berupa tes urin digelar secara bersama oleh tim gabungan dari Satuan Narkoba Polres Purworejo, Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo dan Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, di Terminal Induk Purworejo, Jawa Tengah, pada Kamis (29/6/17).

Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Purworejo Iptu IdaWidaastuti kepada wartawan mengatakan, tes urin tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan kecelakaan yang ditimbulkan oleh faktor Human Error pada supir selama mengangkut penumpang arus balik lebaran 2017, serta pemberantasan narkoba.

“Kita melaksanakan pengecekan kelayakan kendaraan khususnya bus yang datang di terminal induk Purworejo dan tes urin bagi pengemudi, karena sarana untuk lebaran, utamanya arus balik ini harus kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang bebas dari miras dan narkoba dan dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Dikatakan, yang menjadi sasaran tes urin tersebut yaitu para supir angkutan yang datang di terminal induk Purworejo, Para supir itu menjalani tes urin, juga pemeriksaan perlengkapan kendaraan serta kelayakan kendaraan.

ads

Dijelaskan, dalam tes urin yang dilakukan terhadap sekitar 14 supir bus yang datang di terminal itu berjalan lancar, dari jumlah supir bus yang dites tim gabungan tak menemukan kasus penggunaan narkoba atau negatif dari narkoba.

“Ada 14 supir yang diperiksa tes urin, hasilnya semua negatif,” katanya.

Diakuinya, jika dalam tes urin itu ditemukan ada bukti penggunaan narkoba, maka pihaknya akan langsung menyerahkan yang bersangkutan kepada pihak Polres Purworejo untuk ditindak lanjuti. Sementara bagi yang menjadi korban akan dilakukan rehabilitasi melalui kantor rehabilitasi yang ada.

“Alhamdulillah, dalam pemeriksaan kesehatan berupa tes urin ini, kami tak menemukan pelanggaran,” ujarnya.

Menurutnya, tes urin layak dilakukan secara rutin, untuk mengurangi jumlah kecelakaan dijalan raya. Karena tidak sedikit korban kecelakaan dijalan raya diakibatkan oleh pengaruh narkoba atau obat keras lainya.

“Kami ingin memastikan, tidak ada sopir angkutan umum di Purworejo yang memakai narkoba. Sebab mereka membawa kendaraan dengan banyak penumpang. Kalau sampai memakai narkoba, bisa membahayakan keselamatan diri dan penumpangnya,” ungkapnya. (Daniel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!