- iklan atas berita -

Metro Times, (Semarang), Bertempat di Dusun Gertas, Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang rutin diadakan tradisi kegiatan membangunkan sahur yang dilakukan para pemuda Dusun Gertas (Aspeg) keliling Dusun, Minggu (29/5/17).

Kegiatan ini rutin dilakukan setahun sekali selama sebulan penuh dimulai dari jam 02.15 sampai 03.30 WIB dalam rangka menghormati bulan Ramadhan 1438 H tahun 2017.

Selain itu, tradisi ini dilakukan untuk mempererat tali silahtuhrami antar warga Dusun Gertas serta para pemuda Aspeg itu sendiri. Kata Ihwan Susilo penggerak karang taruna Dusun Gertas.

Harapan kedepan dengan dilaksanakannya tradisi ini, untuk karang taruna semakin solid dan semangat dalam memajukan dusunnya.Juga dengan masyarakat bisa menerima ditandai dari antusias masyarakat waktu dibangunkan untuk melakukan sahur,dalam acara ini para pemuda mengenakan.

ads

“topi ciri khas kesenian Nadrak yang merupakan kesenian tradisional Kabupaten Semarang dan tinggal satu-satunya kesenian ini yang masih hidup,” tutur Ihwan susilo.

“Selain itu, ada juga yang menggunakan seragam relawan SAR, Buser, serta berpakaian santri, juga pakaian olahraga.”

Mereka berjalan keliling Dusun sambil membunyikan alat musik kentongan dengan bermacam varian lagu dan irama serta bambu belah yang biasa digunakan sebagai pelengkap tarian Nadrak serta berjoget jenaka dan bernyanyi sahur….sahur…..sahur mengikuti alunan nada alat musik tersebut.(Dani/Andy)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!