- iklan atas berita -

Metro Times (Kendal) Bupati Kendal Mirna Annisa mengutuk keras aksi teror pembakaran kendaraan yang terjadi di wilayahnya. Menurut Mirna, aksi teror itu telah menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat. Dimana perbuatan itu sangat tidak manusiawi.

“Ini menurut saya aksi yang tidak manusiawi, kasihan masyarakat sudah mengumpulkan uang untuk membeli barang berharga kemudian dibakar begitu saja. Jadi sangat menyayangkan aksi teror ini,” katanya, Senin (5/2/19).

Mirna berharap, pelaku bisa segera ditangkap dan diberikan hukuman seberat-beratnya agar jera. Sehingga kedepan tidak ada kejadian serupa. “Kalau untuk penangan pelaku kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” tuturnya.

Meski demikian, Mirna mengimbau kepada masyarakat untuk lebih mawasdiri. Pihaknya juga akan menerbitkan surat edaran kepada masyarakat untuk disebarkan sampai dengan Desa, RT dan RW. Sehingga masayarakat bisa mawasdiri.

ads

Isi surat edaran tersebut diantaranya agar masayarakat menjaga barang berharga pribadi yang dimilikinya. Yakni jangan hanya menggantungkan keamanan pada kepolisian saja.

“Masyarakat harus aktif, jaga kendaraannya masing-masing. Setidaknya dengan begitu kita merasa aman dari ulah teror tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya, Mirna juga meminta masyarakat terutama pemuda untuk aktif melakukan siskamling di lingkungannya masing-masing. Sehingga lingkungannya aman dari gangguan teror. “Dengan adanya siskamling bisa mengurangi segala kemungkin kejahatan itu terjadi. Jika ada hal yang mencurigakan langsung aja dilaporkan ke polisi,” paparnya.

Mirna menambahkan, bahwa Kendal kondisinya damai, perpolitikan juga dinamis. Namun harus diributkan dengan aksi pembakaran kendaraan. “Ini menurut saya memecah fokus masyarakat, karena tahun ini tahun politik dimana masyarakat harusnya fokus untuk mencari pemimpin yang baik, tapi justru disibukkan dengan aksi teror,” tambahnya.

Ia berharap, kasus ini tidak ada sangkut pautnya dengan politik baik Pilpres maupun Pilleg. “Makanya masyarakat harus aktif, jangan diam saja. Mari bantu aparat penegak hukum untuk menangkap pelakunya,” imbuhnya. (Ghoost)