
MetroTimes (Surabaya) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur menggelar Pendidikan Politik (Dikpol) di Hotel Santika Gubeng, Surabaya, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini diikuti sekitar 250 kader yang terdiri dari pengurus DPC, PAC, hingga ranting dan anak ranting, dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.
Acara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron. Dalam sambutannya, Herman mengapresiasi semangat pengurus Demokrat Jatim yang konsisten menyelenggarakan pendidikan politik sebagai bagian dari penguatan kaderisasi hingga ke akar rumput.
“Pendidikan politik ini bukan hanya untuk internal, tapi juga agar masyarakat luas memahami arti politik yang sesungguhnya. Politik bagi Demokrat adalah bagaimana kita hadir, peka, dan mampu berbuat baik bagi rakyat,” tegas Herman.
Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Lucy Kuniasari, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi soliditas partai jelang kontestasi politik ke depan. Menurutnya, kegiatan ini adalah langkah strategis untuk merapatkan barisan dari tingkat DPP hingga cucu ranting di tingkat RT.
“Setelah pendidikan politik ini, kami akan bersinergi antara DPP, DPD, DPC, PAC, hingga ranting dan cucu ranting. Jangan sampai kader-kader yang menjadi ujung tombak perjuangan tidur. Mereka harus dibangunkan, diberi semangat, agar Demokrat semakin solid dan siap menang,” ujar Lucy.
Lucy yang saat ini bertugas di Komisi IX DPR RI menegaskan, target Partai Demokrat di Surabaya adalah mengembalikan kejayaan seperti periode 2009–2014, ketika Demokrat berhasil meraih 16 kursi DPRD Kota Surabaya. Saat ini Demokrat hanya memiliki 3 kursi, sehingga harus bergabung dengan partai lain dalam membentuk fraksi.
“Ke depan, walaupun ada wacana penambahan dapil dari 5 menjadi 7 dapil, kami menargetkan satu dapil satu kursi. Itu tidak bisa turun dari langit, tapi harus melalui kerja-kerja politik, turun langsung ke masyarakat, door to door, menyentuh kebutuhan rakyat,” jelas Lucy.
Ia menambahkan, kerja politik Demokrat juga akan disinergikan dengan tugas-tugasnya di DPR RI, khususnya bidang kesehatan dan ketenagakerjaan. Menurutnya, program-program nasional yang relevan akan diupayakan agar bisa bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Surabaya.
“Kalau di pusat harus ada sinergi antar kementerian dan lembaga, maka di partai juga harus ada sinergi antara DPP, DPD, DPC, PAC, ranting, anak ranting, hingga cucu ranting di RT. Semua harus solid agar kita bisa membuktikan kemenangan bukan turun dari langit, tapi hasil usaha, ikhtiar, dan doa bersama,” ujarnya.
Lucy menutup dengan penegasan bahwa Demokrat akan terus melakukan kaderisasi, merekrut anggota baru, dan memastikan mesin politik di semua tingkatan bergerak. “Target kami di Surabaya jelas: satu dapil, satu kursi. Kalau nanti ada tujuh dapil, berarti tujuh kursi. Insya Allah dengan soliditas, usaha, dan kedekatan dengan rakyat, kemenangan itu bisa kita realisasikan di 2029,” pungkasnya.
(nald)




