- iklan atas berita -

Metro Times (Magelang) Indonesia memiliki banyak macam seni dan pertunjukan seni tradisional sejak dahulu kala. Tiap daerah punya beragam kesenian yang membuat negeri ini mempunyai banyak hal unik, menarik, dan kreatif.

Seperti di Kota Magelang, juga mempunyai seni tradisional yang banyak sekali seperti, jatilan, dayakan, gedruk, soreng dan lain sebagainya.

“Saya harap kesenian tradisional tetap di perhatikan jangan sampai kalah dengan kemajuan zaman. Caranya, kita gencarkan pertunjukan-pertunjukan di setiap kampung di Kota Magelang,” terang Wakil Walikota Magelang, yang juga Bakal Calon (Balon) Walikota Magelang 2020-2025, Dra. Windarti Agustina, dalam acara Festival Budaya dalam rangka HUT ke-26 Kampung Tegalsari Kelurahan Magersari tadi malam, Minggu (2/2/2020).

Lebih lanjut Windarti mengatakan, kesenian tradisional di Kota Magelang diharapkan juga bisa mensukseskan program Kota Magelang yaitu Moncer Serius.

“Saya bangga dan apresiasi kepada Kampung Tegalsari Kelurahan Magersari, bahwa sekelas HUT Kampung saja bisa dirayakan semeriah ini yang merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap kesenian dan budaya lokal nguri-uri kebudayaan jawa yang penuh kreatifitas seni. Ke depan acara seperti ini dapat memotivasi bahkan ditiru oleh kampung-kampung lain,” jelasnya.

ads

Semua kesenian daerah ditampilkan, masih menurut Windarti, di HUT ke-26 Kampung Tegalsari Kelurahan Magersari Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang, semua kesenian daerah ditampilkan mulai dayakan, jatilan, soreng perempuan hingga kuda lumping kreasi leak bersamaan dengan penonton yang berjubel mulai dari pagi, siang, sore, hingga malam.

“Kalau kita terus lestarikan dan gencarkan kesenian tradisional ini, sangat mengkin akan menambah wisatawan yang masuk ke Kota Magelang. Yang penting jangan sampai ruh atau spirit utamanya hilang,” pesannya. (rif)