
MetroTimes(Sleman)-Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman mencatat tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan transportasi SI (Sistem Angkutan Internal) selama bulan April 2026. Berdasarkan rekapitulasi laporan jumlah penumpang pada empat koridor layanan, total penumpang mencapai 3.513 orang untuk layanan pagi dan sore hari.
Pada Koridor 1 dan Koridor 2, layanan SI mencatat total 1.796 penumpang sepanjang April 2026. Rinciannya, shift pagi mencapai 854 penumpang dan shift sore sebanyak 942 penumpang. Koridor 1 melayani rute Dishub Sleman–Pasar Belut Godean, sedangkan Koridor 2 melayani rute Pasar Belut Godean–Dishub Sleman.
Sementara itu, Koridor 3 dan Koridor 4 yang melayani rute Terminal Pakem–Park and Ride Bandara Adisutjipto dan sebaliknya, mencatat total 1.717 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 720 penumpang pada shift pagi dan 997 penumpang pada shift sore. Data juga menunjukkan dominasi penumpang pelajar pada koridor tersebut, khususnya pada jam operasional sore hari.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Dwi Handoko Wiyoto , S.STP, M.Ec.Dev., dalam keterangannya melalui WhatsApp pada Jumat (30/5/2026), menyampaikan bahwa layanan SIBULAN terus dioptimalkan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan transportasi masyarakat di Kabupaten Sleman.
“Layanan SIBULAN diharapkan mampu menjadi alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat maupun pelajar. Data penumpang selama April 2026 menunjukkan bahwa kebutuhan transportasi publik di Sleman masih cukup tinggi dan terus berkembang,” ujar Handoko.
Ia juga menambahkan bahwa Dishub Kabupaten Sleman akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi armada, jadwal operasional, maupun fasilitas pendukung lainnya guna mendukung mobilitas masyarakat serta pengembangan transportasi publik yang terintegrasi di Sleman.
Dalam laporan tersebut, terdapat beberapa hari dengan penurunan operasional layanan, seperti pada 3 April 2026 karena libur Paskah Umat Kristen dan 29 April 2026 untuk shift sore Koridor 1 dan 2 yang ditiadakan karena kegiatan pemasangan prasarana LLAJ di wilayah Godean dan sekitarnya.
Program layanan SIBULAN sendiri menjadi salah satu upaya Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dalam mendorong penggunaan transportasi umum sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah kawasan strategis Kabupaten Sleman.(JQ)




