- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Surabaya) – Semangat menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2026 terasa hangat di Ciputra World Surabaya melalui penyelenggaraan kegiatan Happy Vesak, yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Waisak Nasional bertajuk Wesakha Sananda. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi Buddhis, mahasiswa, komunitas lintas vihara, serta didukung oleh manajemen pusat perbelanjaan sebagai upaya mengenalkan nilai-nilai Buddhis kepada masyarakat luas.

Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ketut Panji Budiawan

Pembimas Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Ketut Panji Budiawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Raya Waisak yang jatuh pada 31 Mei 2026.

Menurutnya, Kementerian Agama melalui Bimbingan Masyarakat Buddha telah menyusun berbagai kegiatan selama satu bulan penuh menjelang Waisak dalam program Wesakha Sananda. Beragam kegiatan tersebut bertujuan menyebarkan pesan kedamaian, cinta kasih, dan nilai-nilai luhur ajaran Buddha kepada masyarakat.

“Kami ingin menyampaikan pesan moral dan kedamaian kepada masyarakat luas tentang bagaimana Guru Agung Buddha Gautama mengajarkan cinta kasih melalui praktik metta, karuna, mudita, dan upekkha. Kegiatan seperti ini sangat positif dan diharapkan dapat terus berlanjut,” ujarnya.

ads

Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, mulai dari manajemen Ciputra World Surabaya, mahasiswa dari ITS dan Universitas Airlangga, Vihara BDC, Permabudi, hingga berbagai organisasi keagamaan Buddha di Surabaya yang aktif mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ketua Permabudi Kota Surabaya sekaligus Wakil Ketua Yayasan Budayana Dharma Wira Center (BDC), Hudi Soeharto

Sementara itu, Ketua Permabudi Kota Surabaya sekaligus Wakil Ketua Yayasan Budayana Dharma Wira Center (BDC), Hudi Soeharto, menjelaskan bahwa perayaan Waisak memperingati tiga peristiwa suci dalam kehidupan Buddha Gautama, yakni kelahiran Siddhartha Gautama, pencapaian Pencerahan Sempurna menjadi Buddha, dan Parinibbana atau wafatnya Buddha.

Menurut Hudi, perayaan di pusat perbelanjaan merupakan bentuk pengenalan budaya dan nilai-nilai Buddhis kepada masyarakat yang lebih luas, sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan di Indonesia.

“Selama ini perayaan Waisak lebih banyak dilakukan di vihara-vihara. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat umum dapat mengenal lebih dekat ajaran Buddha dan memahami bahwa agama Buddha juga memiliki berbagai hari besar keagamaan,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa kegiatan Happy Vesak terselenggara atas inisiatif manajemen Ciputra World Surabaya yang ingin menghadirkan nuansa Waisak kepada pengunjung. Permabudi dan Vihara BDC kemudian memberikan dukungan berupa penyediaan perlengkapan bernuansa Buddhis serta mengajak berbagai vihara untuk mengisi rangkaian acara.

Selama empat hari pelaksanaan, berbagai kegiatan ditampilkan, mulai dari talkshow, pertunjukan seni, penampilan pelajar sekolah Buddhis, hingga kreativitas pemuda-pemudi Buddhis dari berbagai vihara di Surabaya.

Hudi menyebut lebih dari sepuluh vihara terlibat dalam kegiatan tersebut. Selain itu, sejumlah komunitas dan sekolah Buddhis, termasuk Meta School, turut berpartisipasi dalam berbagai penampilan yang disuguhkan kepada pengunjung.

Ketua Pelaksana kegiatan, Wirvin Wijaya,

Di sisi lain, Ketua Pelaksana kegiatan, Wirvin Wijaya, menjelaskan bahwa acara yang digelar pada hari tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Tim Pengembangan Kerohanian Buddha ITS dan Unit Kegiatan Kerohanian Buddha Universitas Airlangga.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi kedua organisasi mahasiswa Buddhis untuk berkolaborasi dalam sebuah acara publik berskala besar dalam rangka menyambut Waisak.

“Ini pertama kalinya dikonsep sebagai kolaborasi antara organisasi mahasiswa Buddhis dari ITS dan UNAIR. Kami berharap ke depan semakin banyak Keluarga Mahasiswa Buddhis dari berbagai kampus yang dapat bergabung sehingga kegiatan seperti ini bisa menjadi lebih besar dan menjangkau masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Wirvin mengungkapkan, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 10 tamu VVIP, 20 tamu VIP, serta 30 hingga 40 tamu undangan dari kalangan pengusaha dan komunitas. Ke depan, pihaknya berharap dapat memperluas kolaborasi, termasuk menghadirkan kegiatan lintas agama sebagai bentuk penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Melalui Happy Vesak, para penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami nilai-nilai universal yang diajarkan Buddha Gautama, seperti cinta kasih, kebijaksanaan, dan perdamaian, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

(nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!