
Metro Times (Purworejo) Kehadiran Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Purworejo dinilai akan memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat sehingga mendapatkan akses one stop area dari berbagai jenis layanan dalam satu lokasi. Selain itu, MPP juga akan meningkatkan kemudahan berusaha.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Prof Dr Diah Natalisa MBA, saat meresmikan MPP Kabupaten Purworejo pada Jumat (7/10). Acara Grand Launching berlangsung di gedung MPP Kabupaten Purworejo dihadiri antara lain Asesor SDM Aparatur Ahli Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Dwi Wahyu Atmaji, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno SE MM, para bupati/walikota seeks-Karesidenan Kedu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM bersama jajaran Forkopimda, Kepala DPMPTSP Kabupaten Purworejo Agung Wibowo AP, dan para kepala OPD terkait.
“Ini adalah Mal Pelayanan Publik ke-71 di Indonesia dan ke-14 di Provinsi Jawa Tengah. Paling banyak yang ada di Provinsi Jawa tengah,” kata Diah Natalisa.
Ada 30 instansi yang tergabung di MPP dengan total sebanyak 169 layanan. Usai meninjau sejumlah fasilitas MPP, Diah Natalisa memberikan apresiasi atas komitmen Pemkab Purworejo dalam upaya perbaikan dan peningkatan pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan publik yang diberikan selama ini lebih bersifat parsial sehingga menyulitkan masyarakat.
“Jadi ini hal sangat menggembirakan karena selama ini pelayanan lebih bersifat parsial atau sendiri-sendiri dan sekarang berkolaborasi, itu nilainya,” terangnya.
Lebih lanjut pihaknya berharap, adanya MPP ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan kedepan juga dapat memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kesan saya MPP ini luar biasa. Modern dan minimalis, tetapi benar-benar terasa nyaman dan lengkap. Harapan kami, jangan cepat berpuas dengan apa yang dicapai disini, tetapi praktik baik ditempat lain yang juga positif bisa diadopsi. Semoga gedung ini akan tetap bagus, tetep eksis perawatannya” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tantangan ke depan usai dibangunnya MPP ini adalah mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, termasuk pembangunan lahan parkir sebagai penunjang pelayanan di MPP. Namun, pihaknya komitmen untuk terus melakukan optimalisasi pelayan public, termasuk dengan transformasi digital menuju smart city.
“Seperti yang kemarin baru saja kita launching, yakni aplikasi Call Center 112 dan aplikasi Larisi Purworejo. Mudah-mudahan kesemuanya itu akan semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas di berbagai bidang,” ungkapnya. (Adv/22)





