- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2026. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Sleman, Dwi Handoko Wiyoto, S.STP, M.Ec.Dev., dalam rangka koordinasi lintas sektor terkait teknis transportasi, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas selama proses keberangkatan.

Pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Sleman tahun 2026 akan dilaksanakan secara bertahap melalui beberapa kloter dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sleman menuju Yogyakarta International Airport (YIA), sebelum masuk ke embarkasi.

Adapun rincian jadwal pemberangkatan sebagai berikut:

  • Kloter 02-YIA (354 jamaah, 9 bus + 1 cadangan)
    Rabu, 22 April 2026 — masuk masjid (petugas 08.00, jamaah 09.00), berangkat 11.00, masuk embarkasi 13.00
  • Kloter 03-YIA (354 jamaah, 9 bus + 1 cadangan)
    Jumat, 24 April 2026 — masuk masjid (01.30/02.30), berangkat 04.45, masuk embarkasi 06.00
  • Kloter 04-YIA (354 jamaah, 9 bus + 1 cadangan)
    Sabtu, 25 April 2026 — masuk masjid (01.30/02.30), berangkat 04.45, masuk embarkasi 06.00
  • Kloter 05-YIA (354 jamaah, 9 bus + 1 cadangan)
    Ahad, 26 April 2026 — masuk masjid (13.00/14.00), berangkat 16.00, masuk embarkasi 18.00
  • Kloter 26-YIA (100 jamaah, 3 bus)
    Rabu, 20 Mei 2026 — masuk masjid (03.00/05.00), berangkat 07.00, masuk embarkasi 09.00

Dwi Handoko menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel serta strategi pengaturan lalu lintas guna memastikan mobilitas jamaah dan pengantar tetap lancar.

ads

“Kami bersama instansi terkait akan melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta pengelolaan parkir di sekitar Masjid Agung Sleman. Tujuannya agar proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah,” ujarnya Rabu 22/4/2026.

Sinergi Lintas Instansi

Pemberangkatan haji ini melibatkan berbagai pihak, antara lain Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Bagian Umum, Kementerian Haji dan Umroh, Satpol PP, Dishub, Polsek, Koramil, Dinas Kesehatan, Bagian Kesra, Takmir Masjid Agung, IPHI/KBIHU, hingga Kwarcab Pramuka.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas melibatkan personel gabungan, di antaranya:

  • Polsek: 12 personel
  • Dishub: 15 personel
  • Satpol PP: 13 personel
  • Linmas: 5 personel
  • Koramil: 5 personel
  • Satpam Setda: 5 personel
  • Kwarcab Pramuka: 10 personel

Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan petugas medis, ambulans, serta layanan P3K untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terpantau.

Dukungan Transportasi dan Harapan

Transportasi jamaah didukung oleh armada bus dari PT Edy Transport, termasuk bus cadangan, kendaraan pengangkut koper, serta pengawalan perjalanan menuju YIA.

Handoko juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pemberangkatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Kami berharap seluruh proses pemberangkatan jamaah haji tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pelayanan ini,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelayanan prima menjadi prioritas utama, khususnya bagi jamaah lanjut usia.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, termasuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah, terutama bagi lansia agar dapat menjalani proses keberangkatan dengan baik dan khusyuk,” tambahnya.

Dengan kesiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor yang solid, Pemerintah Kabupaten Sleman optimistis pemberangkatan calon jamaah haji 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman pelayanan yang optimal bagi seluruh jamaah.(JQ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!