- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo)-Setelah proses hampir 2 tahun, perluasan layanan radioterapi RSUD dr. Tjitrowardojo masuk tahap akhir. Verifikasi izin operasi fasilitas radioterapi berlangsung 17-20/6/2026. Kehadiran layanan ini lengkapi pelayanan onkologi yang sudah berjalan, khusus penanganan kanker.

Layanan kemoterapi sudah beroperasi sejak Maret 2023 dan tunjukkan peningkatan pasien signifikan. Lonjakan ini cerminkan tingginya kebutuhan masyarakat Purworejo dan sekitar terhadap layanan kanker. Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo dr. Tolkha Amaruddin, Sp.THT., M.Kes di auditorium lantai 2, Rabu (17/6/2026).

Dari sisi SDM, RSUD sudah punya 2 dokter bedah onkologi, 1 dokter hematologi onkologi, dan 2 dokter onkologi radiasi. Komposisi ini dinilai cukup lengkap untuk dukung layanan kanker komprehensif.

dr. Tolkha harap dengan radioterapi, masyarakat Purworejo tak perlu lagi dirujuk ke luar daerah. Selama ini pasien harus kombinasi kemoterapi dan radioterapi di fasilitas berbeda. Proses jadi lebih kompleks dan bebani pasien, baik waktu maupun biaya.

“Radioterapi bukan sekali tindakan, tapi bisa 25-30 kali sesi, bahkan tambah booster sampai 10 kali. Karena itu keberadaan layanan ini penting ringankan beban masyarakat,” ujar dr. Tolkha.

ads

Data internal tunjukkan peningkatan pasien kanker tajam. Dari sekitar 1.000 pasien kini capai lebih dari 10.000 pasien. Kondisi ini tegaskan pentingnya radioterapi sebagai bagian layanan kanker paripurna.

Fasilitas ini juga dukung transformasi layanan kesehatan nasional, sejalan rencana pemerintah penyesuaian klasifikasi RS berdasarkan kompetensi: dasar, madya, utama, hingga paripurna. Dengan lengkapnya radioterapi, RSUD dr. Tjitrowardojo diharapkan capai level utama bahkan menuju paripurna penanganan kanker.

Saat ini alat radioterapi Linac Sinfa XH A 14.00 masuk tahap akhir pengujian. Proses meliputi ex fill drawing, pengukuran, dan uji mekanik dijadwalkan sampai pukul 17.00 WIB. Jika belum selesai dilanjut hari berikutnya. Hari ketiga ada pertemuan akhir untuk evaluasi.

“Kami harap proses perizinan segera selesai sehingga radioterapi bisa segera layani masyarakat. Harapan kami semua lancar dan izin penggunaan alat cepat keluar,” pungkasnya.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!